Malik fauzan Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Jenis-jenis Media Pembelajaran

5 min read

Jenis-jenis media pembelajaran

Jenis-jenis Media PembelajaranPendidikan merupakan hal yang sangat penting yang harus dimiliki setiap orang.

Ruang lingkup pendidikan sendiri mencakup seluruh kehidupan manusia, baik dalam segi sosial, budaya dan agama. Seluruh aspek kehidupan tersebut tidaklah lepas dari peran betapa pentingnya sebuah pendidikan.

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pembelajaran yang mempunyai peranan penting dalam berjalannya suatu proses pendidikan.

Pemanfaatan media seharusnya merupakan bagian yang harus mendapat perhatian fasilitator dalam setiap proses kegiatan pembelajaran.

Oleh karena itu fasilitator harus mempelajari terlebih dahulu, dalam menetapkan media pembelajaran agar dapat mengefektifkan pencapaian tujuan pembelajaran dalam proses belajar mengajar.

Pengertian Media

Pengertian media

Kata media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “medium” yang berarti perantara atau pengantar.

Media adalah perantara atau pengantar pesan dari si pengirim (komunikator atau sumber/source) kepada si penerima (komunikan atau audience/receiver).

Sedangkan menurut KBBI, media dapat diartikan sebagai perantara, penghubung; alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio, televisi dll yang biasanya terletak diantara dua pihak (orang, golongan).

Jadi, secara umum bisa disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah alat bantu proses belajar mengajar.

Maksudnya segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau keterampilan pelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada peserta didik (siswa/murid).

Pemanfaatan media pembelajaran juga merupakan upaya kreatif dan sistematis untuk menciptakan pengalaman yang dapat membantu proses belajar siswa.

Hal ini dikarenakan media berperan sebagai alat perangsang belajar yang dapat menumbuhkan motivasi belajar sehingga murid tidak mudah bosan dalam mengikuti proses belajar-mengajar.

Pengertian Media Pembelajaran Menurut Para Ahli

Pengertian media pembelajaran

 

Untuk lebih jelasnya dalam memahami apa itu media pembelajaran, simak pembahasan mengenai definisi dan pengertian media pembelajaran menurut para ahli:

1. Schramm (1977)

Definisi media pembelajaran adalah “teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran”.

2. Briggs (1977)

Media pembelajaran adalah “sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti buku, film, video, slide, dan sebagainya.

3. Romiszowski (2001: 12)

Definisi media pembelajaran adalah media yang efektif untuk melaksanakan proses pengajaran yang direncanakan dengan baik.

4. Azhar (2011)

Pengertian media pembelajaran adalah alat bantu pada proses belajar baik di dalam maupun diluar kelas.

5. Arief Sadiman (2008: 7)

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan.

6. Sutjiono (2005)

Dalam media belajar itu diperlukan guru agar pembelajaran berjalan efektif dan efisien.

7. Rayanda Asyar (2012:8)

Media pembelajaran dapat dipahami sebagai segala sesuatu yang dapat menyampaikan atau menyalurkan pesan dari sumber secara terencana, sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif.

8. Syaful Bahri Djamarah dan Azwan Zain (2010:121)

Media pembelajaran adalah alat bantu yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan agar tercapainya tujuan pembelajaran.

9. AECT

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan orang untuk menyalurkan pesan.

10. Gagne

Media pembelajaran sebagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang mereka untuk belajar.

Macam-macam Media Pembelajaran Menurut Para Ahli

Macam-macam media pembelajaran menurut para ahli

Kalisifikasi dan pengelompokan media pembelajaran ini sangat beragam dan berbeda beda antar ahli. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut ini:

1. Menurut (Djamarah, 2002:140)

  • Media Visual, yaitu media yang hanya mengandalkan indera penglihatan karena hanya menampilkan gambar diam (film, bingkai, foto, gambar, atau lukisan).
  • Media Audio-Visual yaitu media yang mempunyai unsur suara dan unsur gambar.
  • Media Auditif, yaitu media yang mengandalkan kemampuan suara saja (radio, kaset rekorder).

2. Menurut Sadiman, (2008:28)

  • Media Grafis, (media visual seperti gambar/foto, sketsa, diagram, bagan/chart, grafik, kartun, poster, peta, dan globe.
  • Media Audio, yang berkaitan dengan indera pendengaran (radio, alat perekam piata magnetik, piringan laboratorium bahasa).
  • Media Proyeksi Diam, (film bingkai (slide), film rangkai (film strip), media transparan, film, televisi, video).

3. Menurut Heinich (dalam Widyastuti dan Nurhidayati, 2010)

  • Media cetak/teks
  • Media pameran/display
  • Media berbasis web atau internet
  • Media audio
  • Gambar bergerak/motion pictures
  • Multimedia

4. Menurut Rudy Bretz (1971)

  • Media audio
  • Media visual diam
  • Media visual gerak
  • Media audio semi gerak
  • Media visual semi gerak
  • Media audio visual diam
  • Media audio visual gerak

5. Menurut Kemp dan Dayton dalam kemendikbud (2013:3)

  • Media cetak
  • Media yang dipamerkan (displayed media)
  • Overhead transparency (OHP)
  • Rekaman suara
  • Slide suara dan film strip
  • Presentasi multi gambar
  • Video dan film
  • Pembelajaran berbasis komputer (computer based instruction)

6. Menurut Anderson (1976)

  • Audio (Kaset audio, siaran radio, CD, telepon)
  • Cetak (buku pelajaran, modul, brosur, leaflet, gambar)
  • Audio-Cetak (kaset audio yang dilengkapi bahan tertulis)
  • Proyeksi Visual Diam : Overhead transparansi (OHT), film bingkai (slide)
  • Proyeksi Audio Visual Diam (film bingkai slide bersuara)
  • Visual gerak (film bisu)
  • Audio visual Gerak (film gerak bersuara, Video/VCD, Televisi)
  • Objek Fisik (Benda nyata, model, spesimen)
  • Manusia dan lingkungan (guru, pustakawan, laboran)
  • Komputer (CAI)

7. Menurut Henrich, dkk

  • Media yang tidak diproyeksikan
  • Media yang diproyeksikan
  • Media audio
  • Media video
  • Media berbasis komputer
  • Multi media kit

8. Menurut Azhar Arsyad (2011:54)

1). Media Tradisional

  • Visual Diam yang diproyeksikan seperti proyeksi opaque, proyeksi overhead, slides, filmstrips.
  • Visual yang tak diproyeksikan seperti gambar, poster, foto, charts, grafik, diagram, pameran, papan info, papan-bulu
  • Audio seperti rekaman piringan, pita kaset
  • Penyajian multimedia seperti slide plus suara (tape), multi-image
  • Visual Dinamis yang diproyeksikan seperti film, televisi dan video
  • Cetak seperti buku teks, modul, workbook, majalah ilmiah, lembaran lepas (hand-out)
  • Permainan seperti teka-teki, simulasi, permainan papan.
  • Realita seperti model, specimen (contoh) dan manipulatif.

2). Media Teknologi Mutakhir

  • Media Berbasis Telekomunikasi, seperti telekonferen, kuliah jarak jauh
  • Media Berbasis Mikropocessor seperti, computer-assisted instruction, perrmainan komputer, sistem tutor intelijen, interaktif, hypermedia, compact (video) disc.

9. Menurut Leshin et al (1992)

  • Media Berbasis Manusia, (guru, instruktur, tutor, main-peran, kegiatan kelompok, field-trip).
  • Media Berbasis Cetak, (buku, penuntun, buku latihan, alat bantu kerja, dan lembaran lepas).
  • Media Berbasis Visual, (buku, charta, grafik, peta, gambar, transparansi, slide).
  • Media Berbasis Audio-Visual, (video, film, program slide tape, televisi).
  • Media Berbasis Komputer, (pengajaran dengan berbantuan komputer, video interaktif, hypertext).

10. Menurut Syaiful Bahri Djamaroh dan S. Aswan Zain

1). Jika diliihat dari jenisnya media terbagi menjadi 3 jenis, yakni:

  • Media Auditif adalah media yang hanya mengandalkan kemampuan suara, seperti: radio, cassette recorder, piringan hitam.
  • Media Visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan.
  • Media Audio-Visual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsure gambar.

2). Dilihat dari daya liputnya, media oleh Syaiful Bahri,dkk. dalam buku Strategi Belajar Mengajar, dibedakan menjadi 3 diantaranya:

  • Media dengan daya liput yang luas dan serentak
  • Media dengan daya liput yang terbatas oleh ruang dan tempat.
  • Media untuk pengajaran individual

3). Dilihat dari bahan pembuatannya media dibagi kedalam 2 bagian yaitu:

  • Media sederhana adalah media yang bahan dan alat pembuatannya mudah diperoleh dan harganya murah. Cara pembuatannya mudah dan penggunaannya tidak sulit.
  • Media kompleks adalah bahan dan alat pembuatannya sulit diperoleh serta magal harganya, dan penggunaannya pun memerlukan ketrampilan yang memadai.

11. Menurut Seels dan Glasgow

1). Pilihan Media Tradisional

  • Visual Diam yang diproyeksikan
  • Visual yang tak diproyeksikan
  • Audio
  • Penyajian Multimedia
  • Visual Dinamis yang diproyeksikan
  • Cetak
  • Permainan
  • Realita

2). Pilihan Media Teknologi Mutakhir

  • Media Berbasis Telekomunikasi
  • Media Berbasis Mikroprosesor

Jenis-Jenis Media Pembelajaran dan Contohnya

Jenis media pembelajaran dan contohnya

Jika dilihat dari macam-macam media pembelajaran menurut para ahli diatas, maka dapat disimipulkan bahwa ada beberapa jenis media pembelajaran, selengkapnya dibawah ini:

Media Audio

Media audio berfungsi untuk menyalurkan pesan audio dari sumber pesan ke penerima pesan. Media audio berkaitan erat dengan indra pendengaran.

Dilihat dari sifat pesan yang diterima, media audio dapat menyampaikan pesan verbal (bahasa lisan atau kata-kata) maupun non verbal (bunyi-bunyian dan vokalisasi).

Contoh media: radio, tape recorder, telepon, laboratorium bahasa, dll.

Media Visual

Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indra penglihatan.

Media visual menampilan materialnya dengan menggunakan alat proyeksi atau proyektor, karena melalui media ini perangkat lunak (software) yang melengkapi alat proyeksi ini akan dihasilkan suatu bias cahaya atau gambar yang sesuai dengan materi yang diinginkan.

Pesan yang akan disampaikan dituangkan kedalam bentuk-bentuk visual.

Selain itu fungsi media visual juga berfungsi untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, menggambarkan fakta yang mungkin dapat mudah untuk dicerna dan diingat jika disajikan dalam bentuk visual.

Media visual dibedakan menjadi dua yaitu media visual diam dan media visual gerak:

  • Media Visual Diam, contohnya foto, ilustrasi, flashcard,gambar pilihan dan potongan gambar, film bingkai, film rangkai, OHP, grafik, bagan, diagram, poster, peta, dan lain- lain.
  • Media Visual Gerak, contohnya gambar-gambar proyeksi bergerak seperti film bisu dan sebagainya.

Media Audio Visual

Media audio visual merupakan media yang mampu menampilkan suara dan gambar. Ditinjau dari karakteristiknya media ini dibedakan menjadi 2 yaitu media audio visual diam, dan media audio visual gerak.

  • Media Audio Visual Diam, diantaranya TV diam, film rangkai bersuara, halaman bersuara, buku bersuara.
  • Media Audio Visual Gerak,+ diantaranya film TV, TV, film bersuara, gambar bersuara, dll.

Media Serbaneka

Media serbaneka merupakan suatu media yang disesuaikan dengan potensi di suatu daerah, di sekitar sekolah atau di masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai media pengajaran.

Contoh media serbaneka di antaranya adalah papan tulis, media tiga dimensi, realita, dan sumber belajar pada masyarakat.

  • Papan (board) yang termasuk dalam media ini diantaranya : papan tulis, papan buletin, papan flanel, papan magnetik, papan listrik, dan papan paku.
  • Media tiga dimensi diantaranya: model, mock up, dan diorama.
  • Realita adalah benda-benda nyata seperti apa adanya atau aslinya. Contohnya seorang guru membawa kelinci, burung dan ikan lalu mengajak siswanya langsung ke kebun sekolah atau ke peternakan sekolah.
  • Sumber belajar pada masyarakat diantaranya dengan karya wisata dan berkemah

Dari beberapa pengelompokan di atas, dapat disimpulkan bahwa media terdiri dari :

  1.  Media Visual:  Media yang hanya dapat dilihat, seperti : foto, gambar, poster, kartun, grafik dll.
  2. Media Audio: Media yang hanya dapat didengar saja, seperti : kaset audio, mp3, radio.
  3. Media Audio Visual: Media yang dapat didengar sekaligus dilihat, seperti : film bersuara, video, televise, sound slide.
  4.  Multimedia: Media yang dapat menyajikan unsur media secara lengkap, seperti : animasi. Multimedia sering diidentikan dengan komputer, internet dan pembelajaran berbasis komputer.
  5. Media Realita: Media nyata yang ada di dilingkungan alam, baik digunakan dalam keadaan hidup maupun sudah diawetkan, seperti : binatang, spesimen, herbarium dll.
Malik fauzan Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Pengertian Ringkasan

Malik fauzan
4 min read

Pengertian Latar

Malik fauzan
3 min read

Pengertian Kata Serapan

Malik fauzan
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *