Malik fauzan Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Jenis Karya Ilmiah

4 min read

Banyak kalangan yang selalu kebingungan jika diminta untuk membuat sebuah karya ilmiah, hal ini karena ada banyak jenis karya ilmiah yang terkadang membuat bingung.

Kebingungan tersebut mengakibatkan terhambatnya proses pengerjaan karya ilmiah yang akan atau sedang dikerjakan.

Jika kawan-kawan sedang kebingungan dan membaca artikel ini, maka kawan-kawan berada pada situs web yang tepat, sebab pada artikel kali ini, saya akan membahas jenis karya ilmiah secara rinci dan lengkap!

Yuk, simak pembahasannya dibawah ini!

Pengertian Karya Ilmiah

Karya tulis ilmiah atau disingkat dengan karya ilmiah (Scientific Paper) adalah tulisan atau laporan tertulis yang memaparkan sebuah hasil penelitian atau pengkajian terhadap suatu masalah.

Karya tulis ilmiah sering juga disebut “tulisan akademis” (academic writing) karena biasa ditulis oleh kalangan kampus perguruan tinggi, dosen dan mahasiswa.

Karya tulis ilmiah berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi berupa penjelasan (explanation), prediksi (prediction), dan pengawasan (control).

Baca juga ya cara membuat daftar pustaka yang baik dan benar.

Pengertian Karya Ilmiah Menurut Para Ahli

Selain pengertian secara umum, terdapat juga pengertian menurut para ahli, berikut penjelasannya.

1. Drs. Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadi

Menurut Drs. Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadi, pengertian karya ilmiah adalah serangkaian kegiatan penulisan yang berlandaskan pada hasil penelitian yang disusun secara sistematis mengikuti metodologi ilmiah, yang bertujuan untuk mendapatkan jawaban ilmiah dari suatu permasalahan.

2. Eko Susilo M

Menurut Eko Susilo M, karya ilmiah merupakan suatu tulisan ataupun karangan yang didapatkan sesuai dengan sifat keilmuannya dan didasari dari berbagai hasil pengamatan, penelitian, dan peninjauan terhadap bidang ilmu tertentu, yang disusun dengan menggunakan metode tertentu dengan memperhatikan sistematika penulisan yang baik dan santun, serta dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya.

3. Jones

Menurut Jones, karya ilmiah merupakan karangan ilmiah yang ditujukan untuk masyarakat tertentu ataupun profesional yang biasanya bersifat karya ilmiah tinggi.

4. Brotowidjoyo

Menurut Brotowodjoyo, karya ilmiah merupakan karangan ilmu pengetahuan yang menampilkan fakta dan dibuat dengan menggunakan metodologi penulisan yang baik dan benar.

5. Hery Firman

Menurut Hery Firman, karya ilmiah merupakan laporan berupa tulisan yang dipublikasikan ataupun dipaparkan dari hasil pengkajian ataupun penelitian yang telah dilakukan, yang dalam penulisannya memperhatikan kaidah dan etika keilmuan yang berlaku di masyarakat keilmuan.

Ciri-ciri Karya Ilmiah

Baik karya ilmiah maupun non ilmiah mempunyai karakterisitik yang berbeda-beda. Karya ilmiah mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

1. Reproduktif

Karya ilmiah ditulis oleh peneliti atau penulis harus diterima dan dimaknai oleh pembacanya sesuai dengan makna yang ingin disampaikan.

2. Tidak Emotif

Karya ilmiah ditulis tidak melibatkan aspek perasaan dari penulisnya. Sebab, kaya ilmiah harus memaparkan fakta yang didapatkan, bukan dari perasaan subjektif.

3. Bersifat Dekoratif

Karya ilmiah harus menggunakan istilah atau kata yang memiliki satu makna “Rasional” maksudnya seorang penulis harus menyusun pikiran yang logis dan kecermatan dalam penelitian.

4. Bersifat Objektif

Ya, sebuah karya ilmiah harus bersifat objektif. Hal ini sangat penting karena karya ilmiah tidak dibuat berdasarkan perasaan penulisnya, melainkan harus berdasarkan fakta-fakta dan data analisisnya.

5. Menggunakan Kalimat Efektif

Tujuan menggunakan kalimat efektif yakni agar pembaca tidak dipusingkan dengan penggunaan kalimat yang berputar-putar.

6. Terdapat Kohesi

Karya ilmiah harus memiliki kesinambungan antar bagian dan bab-nya serta bersifat straight forward, maksdunya tidak bertele-tele dan harus tepat sasaran.

7. Menggunakan Kaidah Keilmuan

Dalam penulisan karya ilmiah harus menggunakan kaidah keilmuan atau istilah-istilah akademik dari bidang penelitian si penulis.

Hal ini bertujuan untuk  menunjukkan bahwa peneliti atau penulis memiliki kapabilitas pada bidang kajian yang sedang dibahas

8. Menggunakan Bahasa Baku

Tujuan menggunakan bahasa baku agar mudah dipahami.

9. Tidak Ambigu

Karya ilmiah harus memberikan pemahaman secara detail dan tidak dengan bahasa yang membingungkan pembaca.

Jenis-jenis Karya Ilmiah

Makalah

Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris dan objektif.

Makalah biasanya disajikan dalam sebuah presentasi, baik itu dalam kelas, seminar, ataupun simposium.

Makalah juga dijadikan sebagai tugas dalam perkuliahan “karya ilmiah mahasiswa“, makalah mahasiswa umumnya merupakan salah satu syarat untuk menyelasaikan suatu perkuliahan, baik itu dalam bentuk kajian pustaka maupun kegiatan perkuliahan lapangan.

Penggolongan  makalah terdiri dari tiga unsur yakni:

  • Pendahuluan

Bagian pendahuluan terdiri dari latar belakang, permasalahan, tujuan, landasan teori, dan sistematika penulisan.

  • Isi dan Pembahasan

Bagian isi dan pembahasan berisikan konten analisis data dan pembahasan permasalahan. Bagian ini bisa terdiri lebih dari satu bab dan maksimal dua bab.

  • Kesimpulan

Bagian kesimpulan berisikan kesimpulan dari hasil analisis.

Perbedaan makalah dengan karya ilmiah lainnya yaitu, makalah disajikan dalam bentuk sederhana dan tidak terlalu detail membongkar keseluruhan analisis data.

Dengan kata lain, isinya lebih ringkas namun tetap mengedapankan sisi runtut sistematika penulisan, logika, berpikir, dan objektifitas karya ilmiah.

Artikel (Jurnal Ilmiah)

Dalam istilah jurnalistik, artikel adalah tulisan yang berisi pendapat subjektif penulis tentang suatu masalah atau peristiwa.

Sedangkan dalam konteks ilmiah artikel merupakan karya tulis yang dirancang untuk dimuat dalam jurnal atau buku yang berisikan artikel.

Artikel ilmiah diangkat dari hasil penelitian, pemikiran, dan kajian pustaka atau hasil pengembangan proyek.

Penggolongan artikel (jurnal ilmiah) terdiri dari 9 unsur, yaitu:

  • Judul
  • Nama Penulis, tanpa gelar akademik
  • Abstrak, ringkasan tulisan, gambaran umum isi artikel.
  • Kata Kunci, 3-5 kata yang menjadi kunci pokok artikel.
  • Pendahuluan, latar belakang masalah dan rumusan singkat (1-2 kalimat) pokok bahasan dan tujuannya.
  • Kerangka Teori (Kajian Teori), dasar teori yang menjadi acuan.
  • Pembahasan, kupasan, analisis, argumentasi, komparasi, keputusan, dan pendirian atau sikap penulis
  • Penutup, simpulan dan saran
  • Daftar Pustaka

Paper

Paper adalah salah satu jenis karya ilmiah yang banyak dijadikan tugas dikalangan akademisi (mahasiswa) sebelum menyelasaikan pembelajaran dan pendidikannya (Diploma/S1/S2/S3).

Sistematika dalam penulisannya sama dengan penulisan artikel atau makalah tergantung panduan yang berlaku di perguruan tinggi masing-masing.

Skripsi

Skripsi adalah tugas ilmiah mahasiswa dalam menyelasaikan jenjang studi S1 (Sarjana). Pada skripsi, penulisan karya ilmiahnya lebih kepada pengujian suatu teori terhadap sebuah permasalahan.

Jika dilihat struktur bentuknya, skripsi memiliki kesamaan bentuk dengan makalah, tesis, dan disertasi, yang membedakannya adalah konten analisis dan penyajian datanya saja.

Dalam penulisan skripsi harus didukung juga oleh data (empiris) dan fakta (objektif, baik berdasarkan penelitian langsung (observasi lapangan) maupun percobaan di laboratorium.

Disertasi

Disertasi atau disebut juga “Ph.D Thesis” adalah karya ilmiah yang ditulis untuk menyelasaikan studi jenjang doktoral (S3). Sama hal nya seperti makalah, skripsi, dan tesis penggolongan disertasi terdiri dari pendahuluan, isi/pembahasan, dan kesimpulan.

Dalam penulisan disertasi ialah memunculkan teori baru atau pembuktian baru atas temuan dari sebuah masalah, dengan kata lain merevisi teori yang sudah ada.

Kertas Kerja

Kertas kerja atau “work paper” pada prinsipnya sama dengan makalah, namun dibuat dengan analisis lebih dalam dan tajam dan dipresentasikan pada seminar atau lokakarya yang biasanya dihadiri oleh ilmuwan.

Menurut KBBI kertas kerja adalah karangan tertulis yang membahas masalah tertentu yang disampaikan dalam suatu seminar untuk mendapat jawaban lebih lanjut

Pengertian Referensi

Tesis

Tesis adalah karya ilmiah yang ditulis untuk menyelesaikan studi jenjang magister (S2). Bentuknya sama dengan makalah, skripsi, dan disertasi. Hanya saja, dalam tesis lebih menyajikan analisis yang mendalam dengan menggunakan teori.

Biasanya, tesis ditulis lebih tebal daripada makalah ataupun skripsi. Hal itu dikarenakan analisisnya lebih detil dan biasanya analisis datanya bisa lebih dari dua bab.

Penutup

Demikian informasi mengenai jenis karya ilmiah lengkap dengan pengertiannya dan contohnya. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi dan juga dapat bermanfaat dalam proses pembelajaran kalian.

Malik fauzan Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Pengertian Ringkasan

Malik fauzan
4 min read

Pengertian Latar

Malik fauzan
3 min read

Pengertian Kata Serapan

Malik fauzan
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *