Malik fauzan Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Jenis Wawancara

5 min read

Jenis wawancara

Interview atau yang lebih dikenal dengan wawancara merupakan salah satu jenis pengumpulan data dalam penelitian.

Wawancara biasanya dilakukan oleh dua orang atau lebih, yang bertujuan untuk mengetahui lebih dalam sejumlah informasi penting.

Untuk lebih lengkapnya, simak pembahasan berikut ini.

Pengertian Wawancara

Pengertian wawancara

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), wawancara adalah suatu kegiatan tanya jawab yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi, meminta keterangan atau pendapat tentang suatu permasalahan.

Dengan kata lain, bisa disimpulkan bahwa wawancara merupakan kegiatan untuk menggali informasi dari narasumber dengan cara tanya jawab.

Pengertian Wawancara Menurut Para Ahli

Pengertian wawancara menurut para ahli

Agar menambah pemahaman kalian mengenai pengertian dari wawancara, simak beberapa pendapat menurut para ahli dibawah ini.

Charles Stewart dan W.B. Cash

Wawancara adalah proses komunikasi dipasangkan dengan tujuan serius dan telah ditentukan dirancang untuk bertukar perilaku dan melibatkan tanya jawab.

Robert Kahn dan Channel

Wawancara adalah pola khusus dari interaksi dimulai secara lisan untuk tujuan tertentu, dan difokuskan pada daerah konten yang spesifik, dengan proses eliminasi dari bahan-bahan yang tidak ada hubungannya secara berkelanjutan.

Koentjaraningrat

Wawancara adalah cara yang digunakan untuk tugas tertentu, mencoba untuk mendapatkan informasi dan secara lisan pembentukan responden, untuk berkomunikasi tatap muka.

Lexy J. Moleong

Wawancara adalah percakapan dengan tujuan tertentu. Percakapan itu dilakukan oleh dua pihak, yaitu pewawancara (yang mengajukan pertanyaan) dan diwawancarai (yang memberikan jawaban atas pertanyaan itu).

Denzig

Wawancara dipandu dan rekaman pembicaraan atau tatap muka percakapan di mana seseorang mendapat informasi dari orang lain.

Lexy J. Moleong   (1991:135)

Menjelaskan bahwa wawancara dengan tujuan percakapan tertentu. Dalam metode ini peneliti dan responden berhadapanlangsung (tatap muka) untuk mendapatkan informasi secara lisan dengan mendapatkandata tujuan yang dapat menjelaskan masalah penelitian.

Sutrisno Hadi (1989:192)

Wawancara adalah proses pembekalan verbal, di mana dua orang atau lebih untuk menangani secara fisik, orang dapat melihat mukayang orang lain dan mendengarkan suara telinganya sendiri, ternyata informasi langsung alatpemgumpulan pada beberapa jenis data sosial, baik yang tersembunyi (laten) atau manifest.

Ankur Garg

Seorang psikolog menyatakan bahwa wawancara dapat menjadi alat bila dilakukan oleh orang-orang yang mempekerjakan calon/kandidat untuk posisi, jurnalis, atau orang-orang biasa yang mencari tahu tentang kepribadian seseorang atau mencari informasi.

Sikap Pewawancara

2Sikap pewawancara

Berikut ini adalah beberapa sikap yang harus dimiliki oleh seorang pewawancara, diantaranya:

1. Ramah

Pewawancara harus dapat menciptakan suasana yang menarik minat responden atau narasumber. Hal ini biasanya dilakukan dengan membuat sebuah narasi terkait pertanyaan yang akan disampaikan.

2. Netral

Pewawancara harus dapat bersikap netral, dalam artian tidak memberikan komentar setuju atau tidak setuju terhadap pernyataan yang disampaikan oleh

3. Menghindari Ketegangan

Pewawancara sebaiknya menghindari sebuah ketegangan dalam sebuah proses wawancara, sehingga responden tidak merasa dihakimi atau diuji. Hal ini bisa dicapai dengan memberikan sebuah pertanyaan yang sesuai dengan topik dan terarah.

4. Adil

Pewawancara harus bisa menempatkan diri sebagai orang yang netral dan memperlakukan responden dengan sama. Siapapun dia. Sikap tersebut memberikan perasaan aman bagi responden untuk menyatakan pendapatanya.

Metode Wawancara

Metode wawancara

Agar mendapatkan hasil yang maksimal, ada beberapa metode yang digunakan oleh pewawancara ketika mengadakan sebuah wawancara, antara lain sebagai berikut:

1. Mencatat

Para pewawancara biasanya menyiapkan sebuah buku dan pulpen untuk mencatat sebuah jawaban dari narasumber.

Perlu diiingat saat mencatat jawaban, pewawancara biasanya akan menulis dengan sangat cepat dengan hanya menuliskan point-point nya saja.

Karena kalo tidak, mereka akan keteteran dan hasilnya tidak akan maksimal. Setelah mendapatkan sebuah cacatan hasil wawancara, barulah catatan itu bisa dikembangkan menjadi tulisan yang baik dan informative.

2. Merekam/Recording

Pewawancara dalam melakukan tugasnya biasanya akan mengggunakan alat bantuan ketiga yaitu sebuah perekam suara.

Tujuan menggunakan alat perekam agar mereka tidak kehilangan sebuah informasi.

Setelah mendapatkan hasil rekaman, pewawancara akan menulis transkip tanya jawab tersebut dan menjadikanya sebuah tulisan berita.

Fungsi Wawancara

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, fungsi wawancara salah satunya yaitu untuk mendapatkan informasi dari narasumber.

Untuk lebih jelasnya tentang fungsi wawancara simak uraian dibawah ini:

  • Agar terhindar dari kesalahan informasi atau data yang simpang siur
  • Mendapatkan informasi data yang objektif dan berimbang
  • Menggali kemungkinan adanya sebuah perspektif baru atas suatu masalah
  • Mendapatkan informasi secara komprehensif, akurat, jujur, dan mendalam
  • Informasi atau data dari hasil wawancara menjadi pelengkap informasi awal

Tujuan Wawancara

Secara umum, tujuan wawancara yaitu untuk memperoleh informasi yang akurat dari narasumber dengan menyampaikan beberapa pertanyaan tertentu kepada narasumber.

Jika tadi secara umum, berikut ini tujuan wawancara secara khusus, diantaranya:

  • Wawancara bertujuan untuk menggali dengan harapan memperoleh informasi atau data dari orang pertama (primer).
  • Wawancara bertujuan melengkapi informasi atau data yang dikumpulkan dengan cara mengumpulkan data.
  • Wawancara untuk mendapatkan konfirmasi dengan menguji hasil pengumpulan data yang lainnya.

Kelebihan Metode Wawancara

Kelebihan metode wawancara antara lain adalah sebagai berikut:

  • Peneliti bisa memperoleh informasi khusus yang sering luput dan perhatian.
  • Peneliti dapat menggali informasi dan infonman secara lebih mendalam dan berkualitas.
  • Dapat digunakan untuk semua tingkat pendidikan.
  • Peneliti dapat mengembangkan pertanyaan sesuai situasi terbaru.

Kekurangan Metode Wawancara

Kekurangan yang ada di dalam metode wawancara antara lain adalah sebagai berikut:

  • Membutuhkan banyak waktu dan tenaga baik dan peneliti maupun informan.
  • lnterpretasi peneliti bisa terpengaruh oleh informan sehingga tidak objektif.
  • Keberhasilan proses wawancana bergantung kepandaian peneliti dalam menggali informasi yang diperlukan

Jenis-jenis Wawancara

Jenis-jenis wawancara

Ada beberapa macam kegiatan wawancara yang dibedakan berdasarkan cara pelaksanaanya, yaitu wawancara terbuka, wawancara tertutup, wawancara bebas, wawancara bebas terpimpin, wawancara terpimpin, wawancara konferensi dan wawancara individual.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai jenis-jenis wawancara tersebut.

1. Wawancara Terbuka

Wawancara terbuka adalah jenis wawancara yang dilakukan dengan tidak merahasiakan informasi mengenai narasumbernya dan juga memiliki pertanyaan-pertanyaan yang tidak terbatas atau tidak terikat jawabannya.

Contohnya:

Wawancara yang meminta narasumber untuk memberikan penjelasan lengkap mengenai suatu hal.

2. Wawancara Tertutup

Wawancara tertutup adalah jenis wawancara yang dilakukan secara tertutup. Saat kegiatan wawancara berlangsung, pewawancara harus menjaga atau merahasiakan nama maupun informasi mengenai narasumbernya dengan cara memalsukan atau hanya memberi sebuah inisial nama narasumbernya.

Berbeda dengan wawancara terbuka, wawancara tertutup ini memiliki pertanyaan terbatas.

Dalam hal ini biasanya narasumber telah disiapkan lembar pertanyaan (questionare) dengan jawaban yang berupa pilihan.

3. Wawancara Bebas

Wawancara bebas adalah jenis kegiatan wawancara yang pertanyaannya tidak disusun terdahulu.

Dengan kata lain wawancara ini terjadi secara spontan, tergantung suasana dan keadaan ketika kegiatan berlangsung.

Jenis wawancara ini terkadang juga disebut dengan wawancara tidak terstruktur.

Contohnya:

Wawancara yang dilakukan dengan selebritis/artis.

4. Wawancara Bebas Terpimpin

Wawancara bebas terpimpin merupakan jenis wawancara dimana pewawancara melakukan kombinasi antara wawancara terpimpin dengan wawancara bebas,yang mana dalam pelaksanaannya sesuai dengan pedoman mengenai topik yang dibahas.

5. Wawancara Terpimpin

Wawancara ini disebut juga dengan wawancara terstruktur, karena sebelum kegiatan wawancara berlangsung pertanyaanya sudah disiapkan terlebih dahulu, baik oleh pewawancara maupun narasumber.

Contohnya:

Wawancara yang dilakukan pembawa berita di stasiun tv kepada narasumber.

6. Wawancara Konferensi

Wawancara konferensi adalah jenis wawancara yang dilakukan oleh seorang pewawancara dengan sejumlah narasumber dan sebaliknya.

Contohnya:

Wawancara yang dilakukan di sebuah acara televisi atau talk show, wawancara yang dilakukan oleh seorang pewawancara kepada sejumlah narasumber di acara formal atau diskusi publik, dan wawancara jarak jauh (teleconference) yang banyak dilakukan di sebuah acara-acara berita.

7. Wawancara Individual

Wawancara Individual adalah jenis wawancara yang dilakukan oleh seorang pewawancara kepada narasumber tunggal.

Contohnya:

Wawancara yang dilakukan oleh wartawan dalam mencari berita.

8. Wawancara Kelompok

Wawancara kelompok adalah jenis wawancara yang dilakukan oleh sejumlah pewawancara kepada suatu narasumber dan dilaksanakan pada waktu yang bersamaan.

Wawancara jenis ini hampir sama dengan wawancara konferensi, tetapi pada wawancara kelompok suatu pertanyaan yang diajukan oleh setiap pewawancara berbeda-beda.

Contohnya: 

Wawancara kepada seorang artis, pejabat, atau group band yang berprestasi atau yang sedang terkena skandal.

Contoh Teks Wawancara

Contoh teks wawancara

Dalam teks wawancara haruslah haruslah mengacu pada prinsip 5W+1H.

5W+1H merupakan sebuah singkatan dari:

  1. Apa (What)?
  2. Siapa (Who)?
  3. Dimana (Where)?
  4. Kapan (When)?
  5. Mengapa (Why)?
  6. Bagaimana (How)?

Jadi, dalam membuat teks wawancara kalian harus memuat ke-6 unsur yang disebutkan diatas. Untuk lebih jelasnya simak contoh wawancara berikut ini.

  • Contoh teks wawancara dengan polisi

Ilyas : “Selamat sore, Pak.”

Pak Wawan : “Selamat sore.”

Ilyas : “Nama saya Ilyas, Pak. Boleh saya tahu nama Bapak?”

Pak Wawan : “Tentu boleh. Nama Saya Pak Wawan .”

Ilyas : “Saya mau bertanya tentang masalah aturan lalu lintas. Apa saja aturan lalu lintas yang ada, Pak?”

Pak Wawan : “Contoh dari aturan lalu lintas sangat banyak sekali. Misalnya saja pengemudi kendaraan bermotor haruslah memiliki surat izin mengemudi atau disebut (SIM). Sedangkan pengendara sepeda engine juga harus menggunakan helm, Taat dengan lampu lalu lintas, serta taat terhadap rambu-rambu lalu lintas. Jika adik mau menyeberang jalan, diharuskan melewati tempat penyeberangan jalan misalnya jembatan penyeberangan ataupun zebra cross.”

Ilyas : “Kemudian, apa fungsi aturan lalu lintas tersenut, Pak?”

Pak Wawan : “Fungsi aturan lalu lintas diatas ialah untuk mengatur semua pengguna jalan raya. Agar lalu lintas yang ada di jalan raya lebih tertib dan teratur. Jika tidak terdapat aturan lalu lintas, pasti mereka akan berbuat semaunya. Hal ini berakibat pada lalu lintas yang macet. Bahkan yang lebih parahnya lagi akan terjadi kecelakaan yang memakan korban. Jadi, adanya aturan lalu lintas diatas juga bertujuan untuk menjaga keselamatan terutama bagi para pengguna jalan.”

Ilyas : “Jadi seluruh orang harus patuh dengan aturan lalu lintas, Pak?”

Pak Wawan : “Benar sekali.”

Ilyas : “Terima kasih, Bapak, atas penjelasannya. Nah, sekarang saya baru tahu apa pentingnya aturan dari lalu lintas tersebut.”

Pak Wawan : “Terima kasih kembali. Ingat, hati-hati berkendara di jalan raya,!”

Ilyas : “Baik, Pak.”

Penutup

Itulah penjelasan mengenai materi jenis wawancara. Sebelumnya kita juga telah membahas mengenai Jenis Puisi LamaJenis-jenis Surat dan Jenis-jenis Konjungsi yang bisa kalian pelajari.
Malik fauzan Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Pengertian Ringkasan

Malik fauzan
4 min read

Pengertian Latar

Malik fauzan
3 min read

Pengertian Kata Serapan

Malik fauzan
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *