BerandaKulturKeunikan Tari Lilin dari Sumatera Barat

Keunikan Tari Lilin dari Sumatera Barat

Keunikan Tari Lilin dari Sumatera Barat – Tari lilin ialah kesenian tradisional yang berasal dari Sumatera Barat. Seharusnya, kita sudah familiar dengan nama ini. Jika masih ada yang belum tahu, waktunya menambah wawasan kita dengan membaca artikel ini sampai selesai.

Tarian ini sangat dikenal dengan kentalnya budaya minang yang konon, tarian ini adalah tarian untuk orang-orang kerajaan. Sehingga yang tidak membuat heboh seperti Tari minang lainnya.

Salah satu filosofi yang coba penari sampaikan adalah kehati-hatian. Tari lilin adalah sejenis tarian istana yang dahulu biasa dimainkan diwaktu malam hari. Pada dasarnya tarian ini, sekelompok penari mempersembahkannya dengan iringan sekelompok musisi.

Baca Juga : Tari Serimpi Bentuk Perlawanan Terhadap Penjajahan

Fungsi Tari Lilin

Dahulunya kalangan kerajaan sangat menikmati tarian ini. Sehingga wajar saja tarian ini sangat menonjolkan keanggunan gerakannya. Sekarang Tari lilin sudah banyak dikembangkan dan fungsinya berubah untuk tujuan hiburan semata.

Selain itu juga seringkali menyelipkan sebagai selingan ketika menyambut tamu setelah penampilan Tari pasambahan tentunya. Tari lilin merupakan bentuk ucapan rasa syukur kepada dewi pada saat musim panen dengan hasil yang melimpah.

Ciri khas yang terdapat pada tarian ini adalah dengan menggunakan piring sebagai tatakan lilin. Jadi tarian itu tidak dipertunjukkan setiap saat namun, seiring dengan perkembangan nya zaman maka fungsi dari tarian ini berubah. Yang tadinya sebagai ucapan syukur sekarang menjadi tarian hiburan masyarakat.

Gerakan Tari Lilin

Gerakan Tari lilin dipilih dengan sangat selektif. Karena selain harus menunjukkan keanggunan penari dalam temparam cahaya lilin, gerakan haruslah yang tidak heboh agar lilin yang dipegang penari diatas piring tidak jatuh atau tetesan nya tidak meleleh kemana-mana.

Pada setiap gerakan penari yang membawa sebuah lilin penari akan menarikan tarian secara berkelompok dan bersamaan dengan memusingkan piring yang terdapat lili  secara berhati-hati agar piring tersebut tidak terjatuh dan agar lilin tidak padam. Gerakan badan yang meliuk, membongkok, dan gerakan berdoa merupakan keunikan gerakan yang terdapat di Tari lilin ini. Dari gerakan-gerakan inilah menciptakan gerakan-gerakan yang sangat indah pada tari lilin ini.

Kostum Tari Lilin

Kostum yang digunakan adalah pakaian gede atau hiasan gede yaitu pakaian khas palembang yang biasanya digunakan oleh pengantin wanita di palembang. Hiasan gede digunakan oleh penari utama. Sedangkan penari lainnya menggunakan hiasan dodot atau selendang mantri.

Makna kostum ini adalah lebih menekankan kepada kejayaan Hindu Budha yaitu pada zaman kerajaan Sriwijaya. Pada saat itu kerajaan Sriwijaya dipengaruhi oleh kebudayaan china, terutama pada hiasan kepala, dada, dan tangan.

Alat Musik

Pada umumnya alat musik yang mengiringi tari lilin adalah accordeon, biola, gong, gitar, saxophone, kenong, Bonang, gendang, dan tok-tok. Alat musik tersebut sangat erra kaitannya dengan tarian lilin karena keduanya tidak dapat dipisahkan antara satu dengan lainnya.

Demikianlah pengenalan kita dengan Tari Lilin dari Sumatera Barat. Semoga menambah wawasan kita akan kesenian tari tradisional Indonesia yang patut kita jaga dan menjaga kelestariannya.

Yuk Diskusikan di Komentar