Macam-macam teknik vokal

Macam-macam Teknik Vokal

Jika kamu mau belajar bernyanyi, tentu hal pertama yang harus dilakukan adalah mengolah teknik vokal.

Sebab dengan teknik vokal yang baik suara yang dihasilkan pun akan jelas, merdu, dan nyaring.

Perihal teknik vokal, ternyata masih banyak orang diluar sana yang belum paham akan gimana sih cara mengolah vokal yang baik (?)

Namun sekarang kamu tidak perlu risau dan khawatir lagi.

Karena di milenialjoss.com akan dijelaskan secara lengkap, mencakup macam-macam teknik vokal dan faktor apa saja yang harus diperhatikan dalam olah vokal.

Silahkan simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian Teknik Vokal

Definisi teknik vokal

Teknik vokal adalah suatu cara memproduksi suara yang baik dan benar, agar suara yang dikeluarkan terdengar lebih indah, jelas, merdu, dan nyaring.

Mempelajari teknik vokal ini sangatlah penting, terutama jika kamu hobby menyanyi. Hal ini akan sangat berpengaruh pada kualiatas suara serta dapat menjaga anatomi tubuhmu agar tetap stabil.

Macam-macam Teknik Vokal

Macam teknik vokal dalam bernyanyi

Berikut ini adalah macam-macam teknik vokal yang harus kamu kuasai:

1. Intonasi

Teknik intonasi adalah ketepatan tinggi rendahnya bunyi di setiap nada, yang dalam setiap jumlah suku kata mempunyai penekanan yang berbeda-beda.

Seseorang yang melakukan intonasi yang baik biasanya akan menghasilkan suara yang nyaring, jernih, dan nyaman untuk didengar.

Terdapat beberapa cara untuk melatih intonasi, diantaranya:

  • Menyanyi dengan tempo yang lambat, lalu lebih cepat.
  • Bernyanyi dengan tempo bervariasi.
  • Menyanyi dengan nada yang bervariasi dimulai dari nada bawah ke nada tinggi dengan artikulasi na, ka, la, dan ra.

Contoh:

 

cara melatih intonasi

  • Bernyanyi dengan tangga nada kromatis.

Contoh:

Cara melatih intonasi

2. Artikulasi

Teknik artikulasi adalah cara mengucapkan kata-kata dalam menyanyi agar pesan lagu dapat dimengerti dan dipahami pendengar.

Berikut faktor-faktor yang harus diperhatikan untuk mendapatkan artikulasi yang baik, antara lain:

  • Sikap Badan

Sikap badan yang benar akan membantu memperlancar sirkulasi udara sebagai pendorong utama produksi suara.

Posisi badan yang baik dan benar dalam menyanyikan sebuah lagu, antara lain:

  1. Kepala harus tegak, pandangan ke depan.
  2. Tulang punggung lurus.
  3. Dada sedikit membusung.
  4. Kedua kaki terpancang kukuh di lantai dan sedikit renggang.
  • Posisi Mulut

Posisi mulut juga berpengaruh pada proses pembentukan suara, jika bentuk dan posisi mulut salah maka suara yang dihasilkan akan pekak, lemah, dan tidak nyaring.

Bentuk dan posisi organ mulut yang benar saat memproduksi suara adalah sebagai berikut:

  1. Buka mulut selebar tiga jari secara vertikal (bentuk mulut elips) sehingga suara yang ke luar tidak lemah dan bulat.
  2. Bentuk gigi seri sebelah atas tertutup setengah bagian oleh bibir sebelah atas.
  3. Posisi bibir bawah ditekan pada gigi seri sebelah bawah supaya kekuatan suara tidak berkurang.
  4. Aliran udara diarahkan ke langit-langit keras supaya suara yang keluar menjadi jelas dan lantang.
  5. Langit-langit lunak dan anak lidah ditarik ke atas untuk menutup lubang yang menuju ke rongga hidung.
  6. Lengkung langit-langit dibuka lebar dan dijaga agar lidah tetap mendatar, sedangkan ujung lidah menyinggung gigi seri sebelah bawah.
  • Latihan Vokalisis

Tujuan latihan vokalisis adalah memelihara dan menyempurnakan huruf vokal ataupun konsonan dengan teknik agar produksi suara yang dihasilkan menjadi bulat, merdu, dan indah.

Perhatikan bentuk mulut huruf vokal pada gambar berikut.

Bentuk mulut huruf vokal

  • Teknik Pembentukan Bunyi Vokal

Bunyi vokal adalah bunyi yang ke luar karena udara dari paru-paru tidak mendapat rintangan dan macam vokal tergantung dari posisi bibir, tinggi rendah lidah, dan maju mundurnya lidah.

  • Teknik Pembentukan Bunyi Konsonan

Bunyi konsonan adalah bunyi yang keluar dari paru-paru mendapat rintangan atau hambatan. Terbentuknya bunyi konsonan tergantung peranan lidah sebagai artikulator dan sasaran titik artikulasi.

3. Resonansi

Resonansi dalam bernyanyi adalah suatu gejala bunyi yang dikembalikan dari suatu ruangan, semacam gema yang timbul karena adanya ruangan berdinding keras sehingga memantulkan suara.

Pada teknik vokal, resonansi sangat berperang penting untuk membuat pita suara menjadi lebih nyaring dan indah.

Hal ini dikarenakan suara yang dihasilkan oleh pita suara hanya berukuran 1,5 – 2 cm saja sehingga sangat lemah. Oleh karena itu sangat diperlukan untuk melakukan latihan membentuk resonansi secara alami.

Ada empat rongga resonansi pada manusia, yaitu:

  • Resonan atas (nasal cavities/ langit langit-keras) yaitu semua rongga di atas mulut dan tenggorokan pada kepala manusia.
  • Resonan tengah yakni pada mulut dan bagian belakang mulut (faring).
  • Resonan bawah (dada).
  • Resonan yang bentuknya tidak bisa di ubah, yaitu pada: rongga dahi, rongga tulang baji, rongga tulang saringan, rongga rahang

4. Pernapasan

teknik vocal pernafasan

Pernapasan merupakan salah satu teknik vokal yang perlu dilatih terus-menurus.

Sebab, seorang penyanyi akan lebih banyak membutuhkan udara yang keluar dan masuk ke dalam paru-paru.

Karena jika tidak kuat melakukan teknik pernapasan, lagu yang dibawakan akan cenderung putus-putus dan terdengar seperti orang yang ngos-ngosan.

Teknik pernapasan dalam menyanyi dibagi menjadi tiga macam, yaitu:

  • Pernapasan dada.
  • Pernafasan perut.
  • Pernapasan diafragma.
Catatan:

  • Waktu menghirup udara diusahakan pelan-pelan, perut mengembung sehingga rongga dada terbuka lebar dan udara yang masuk bisa maksimal.
  • Setelah udara masuk, tahan selama 5 detik, 10 detik, atau 15 detik secara bertahap.
  • Keluarkan udara sedikit demi sedikit (stabil) dengan suara mendesis. Lakukan latihan ini secara berulang-ulang.

5. Pembawaan

Pembawaan dalam bernyanyi adalah salah satu teknik yang harus dimiliki oleh penyanyi ketika sedang melakukan pertunjukan musik.

Seorang penyanyi jika tidak pandai membawakan lagu, meskipun memiliki teknik vokal yang cukup baik, hasilnya akan tetap tidak menarik dan pastinya akan kurang diminati.

Sehingga pembawaan dalam pertunjukan musik sangatlah penting agar bisa terjadi komunikasi antara penyanyi dan penikmat.

Faktor yang mempengaruhi dalam penyajian pembawaan lagu, diantaranya:

  • Tema.
  • Tempo.
  • Dinamik.
  • Ekspresi.
  • Irama.
  • Pesan.
  • Gaya menyanyi.

Demikian penjelasan mengenai macam-macam teknik vokal yang sudah dijelaskan secara lengkap dan serinci mungkin.

Semoga materi diatas bisa dipahami dan dipelajari sehingga bisa menghasilkan suara yang bagus, terima kasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *