Malik fauzan Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Pakaian Adat Sunda

6 min read

Baju adat pernikahan Jawa Barat

Pakaian adat merupakan salah satu contoh ragam budaya yang terdapat disetiap daerah di Indonesia salah satunya yaitu suku Sunda yang mendiami provinsi Jawa Barat.

Sunda adalah suku yang bermukim di Jawa Barat. Dalam kesehariannya masyarakat Sunda masih memegang teguh adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun.

Budaya Sunda sendiri termasuk kedalam salah satu kebudayaan yang tertua di Indonesia. Suku Sunda juga kaya akan ragam budaya seperti, kesenian tradisional, rumah adat Sunda, huruf Sunda, dan masih banyak lagi.

Dalam hal pakaian adat, ternyata suku Sunda dibedakan menurut strata sosial (kasta), yaitu; jelata (rakyat biasa), menengah, bangsawan, dsb.

Sejarah Pakaian Adat Jawa Barat

Perubahan pakaian adat Sunda kebaya

Secara geografis, Sunda berada di Pulau Jawa sebelah barat, meliputi Banten dan Jawa Barat.

Jadi, pakaian adat Jawa Barat itu sama saja artinya dengan pakaian adat Sunda. Pada zaman dulu pakaian adat Jawa Barat dibedakan berdasarkan tingkat sosial masyarakatnya.

Setidaknya ada 3 kelompok yang menjadi pembeda, sebagai berikut.

  • Pakaian adat yang diperuntukkan untuk kalangan rakyat biasa.
  • Pakaian untuk kalangan masayarakat menengah.
  • Pakaian untuk kaum bangsawan (orang terpandang).

Perbedaan ini tidak bermaksud menghina kalangan masyarakat biasa atau memicu kecemburuan sosial, tetapi memang perbedaan pakaian adat ini sudah diwariskan secara turun temurun.

Adapun untuk zaman sekarang pengelompokan pakaian adat berdasarkan pada tingkatan sosial di masyarakat tersebut sudah tidak relevan lagi seperti pada zaman dulu.

Pelajari: Alat Musik Khas Sunda

Jenis Pakaian Adat Sunda

Selain dibedakan berdasarkan strata sosial (kasta), baju adat Sunda juga dibedakan berdasarkan acaranya, seperti; pakaian pengantin/ untuk menghadiri acara resmi, dll.

Adapun untuk zaman sekarang pengelompokan pakaian adat berdasarkan pada tingkatan sosial (kasta) sudah tidak relevan lagi.

Pasalnya sekarang kita mengenal jenis dan nama-nama pakaian adat berdasarkan fungsi dan tujuan pakaianya.

Berikut ini adalah macam-macam baju adat Sunda yang wajib diketahui:

Pakaian Adat Sunda untuk Rakyat Biasa

Pakaian adat Jawa Barat

Pakaian adat yang dipakai oleh suku Sunda kalangan rakyat biasa tergolong sederhana dan tidak banyak menggunakan askessoris yang meriah.

Pada zaman dulu, pakaian adat ini dipakai oleh para petani/ pekerja di kalangan menengah kebawah.

Pakaian Adat Sunda Laki-laki

Bagi laki-laki di kalangan rakyat biasa memakai celana dengan ukuran besar atau biasa disebut celana Komprang/ Pangsi. Sedangkan atasannya dinamakan baju Salontreng.

Celana komprang/ pangsi adalah celana sepanjang betis yang dilengkapi dengan kulit atau kain ikat. Sedangkan baju salontreng adalah pakaian dengan model jahitan yang sederhana yang dipadukan dengan Sarung Poleng yang di selampirkan menyilang ke badan.

Baju adat Sunda (salontreng) identik dengan warna hitam.

Tidak lupa juga menambahkan beberapa aksesoris, seperti; ikat kepala (logen) dengan model Barambang Semplak/ Hanjuang Nangtung.

Untuk alas kaki biasanya kaum laki-laki akan memakai sandal kayu atau dikenal dengan sandal terompah.

Namun seiring berjalannya waktu orang-orang pun menyebut perpaduan ini sebagai baju Pangsi. Padahal pada awalnya yang namanya pangsi tersebut untuk celananya (pakaian bawah) dengan atasannya yang saya jelaskan tadi, yaitu Salontreng.

Pakaian Adat Sunda Perempuan

Pakaian adat untuk wanita Sunda yang berasal dari kalangan biasa, identik dengan menggunakan kain batik panjang (sarung kebat) atau disebut juga Sinjang Bundel sebagai bawahan.

Kemudian memakai Beuber (sabuk/ ikat pinggat) yang juga dilengkapi dengan kamisol dan kebaya(sebagai atasan). Kedua motif ini dibalut dengan batik yang anggun. Untuk alas kakinya mengenakan sandal jepit kateplek.

Aksesoris yang dikenakan pun sederhana, terdiri dari gelang akar bahar, ali meneng (cincin polos), dan pelenis suweng (anting berbentuk bulat kancing).

Tokoh yang sering mengenakan pakaian adat Sunda untuk rakyat jelata adalah Kayaban dan Nyi Iteng, tokoh dalam cerita rakyat Sunda.

Pakaian Adat Sunda untuk Masyarakat Menengah

Baju adat kaum menengah

Golongan kaum menengah merupakan golongan masyarakat yang memiliki kekayaan, namun tidak mempunyai darah keturunan bangsawan.

Penggunaan pakaian adat Sunda untuk kalangan menengah biasanya berasal dari pedagang, pengusaha atau orang-orang yang menempuh pendidikan cukup tinggi.

Pakaian Adat Laki-laki

Baju adat pria dari kalangan menengah berupa jas berwarna putih yang dikenal dengan nama Bedahan (jas takwa).

Sementara untuk bawahannya ada kain kebat yang disarungkan. Tidak lupa juga memakai Beubeur (ikat pinggang), ikat kepala yang disebut bengker, dan alas kakinya memakai sandal terompah.

Untuk mempertegas penampilan, masyarakat dari kalangan menengah juga dianjurkan memakai aksesoris berupa arloji dengan rantai emas yang digantungkan di saku baju.

Pakaian Adat Perempuan

Baju adat yang digunakan perempuan kalangan menengah biasanya memakai pakaian kebaya yang mengusung model modern dengan aneka warna dan corak. Sedangkan bawahannya memakai kain kebat sebagai rok.

Tidak ketinggalan juga Beuber (ikat pinggang), dan selendang berwarna. Alas kaki yang dipakai umumnya adalah selop (kelom geulis).

Dilengkapi pula dengan berbagai perhiasan seperti; kalung, gelang, anting, dan cincin yang terbuat dari emas maupun perak.

Dimasa sekarang, pakaian adat jenis inilah yang sering terlihat digunakan di berbagai acara. Termasuk oleh aparat pemerintahan (di acara tidak resmi).

Pakaian Adat Sunda untuk Kaum Bangsawan (Menak)

Pakaian adat Sunda bangsawan

Berikutnya adalah pakaian adat Sunda untuk kaum bangsawan. Kaum bangsawan adalah masyarakat dengan kasta tertinggi dalama lingkungan suku Sunda

Jadi tidak heran jika pakaiannya pun lebih mewah dan elegan dibandingkan baju adat biasa maupun menengah. Tapi aturan ini hanya berlaku untuk para bangsawan keluarga keraton.

Pakaian Adat Laki-laki

Bagi pria, pakaiannya berupa jas tutup Beludru berwarna hitam yang bersulamkan emas di pinggiran dan ujung lengan.

Sebagai bawahannya menggunakan celana panjang dengan motif serupa dengan atasan yang ditambahi sabuk emas (benten), serta kain dodot yang dililitkan di pinggang sampai sebatas lutut bermotif rengreng parang rusak.

Tidak lupa memakai penutup kepala yang disebut bendo, dan sandal selop hitam untuk alas kaki.

Terkadang juga menambahakan arloji emas berantai sebagai aksesoris tambahan yang digantung pada bagian saku.

Pakaian Adat Perempuan

Pakaian adat Sunda yang dipakai oleh kaum wanita adalah kebaya yang berbahan beludru hitam yang dihiasi dengan sulaman emas. Terdapat juga tambahan mute/ manik-manik pada kebaya ini.

Bawahannya berupa kain batik bermotif Rengreng. Alas kaki yang dipakai berupa selop yang terbuat dari Beludru Hitam.

Tak ketinggalan juga sebagai tambahan aksesoris, seperti; sanggul rambut (konde), cincin, tusuk konde, peniti rantai, dan bros. Perhiasan yang dipakai ini pun bisa berasal dari emas/ berlian.

Pakaian Adat untuk Acara Resmi (Beskap)

Baju adat Sunda Resmi

Pakaian adat Sunda untuk acara resmi pada umumnya hampir sama dengan pakaian adat untuk kaum bangsawan.

Dapat dilihat perbedaan dari keduanya adalah warna pakaian. Jika pakaian adat untuk kaum bangsawan laki-laki identik dengan warna putih. Pakaian adat resmi ini warnanya cenderung gelap.

Pakaian Adat Laki-laki

Pakaian adat acara resmi untuk laki-laki biasanya mengenakan atasan seperti jas beludru para bangsawan.

Sementara untuk bawahannya dipadukan dengan celana panjang yang selaras dengan warna atasannya.

Aksesoris tambahan lainnya adalah kain samping di pinggang, bendo yang dipakai sebagai penutup kepala, dan sandal selop sebagai alas kaki.

Tak lupa juga untuk menyematkan arloji emas berantai pada bagian saku atas agar penampilan semakin rapih dan gagah.

Pakaian Adat Perempuan

Pakaian adat Sunda yang dipakai peremouan berupa kebaya berwarna polos yang dihiasi dengan sulaman. Sedangkan untuk bawahannya memakai kain kebat.

Untuk membuat penampilan semakin anggun, ada juga aksesoris tambahan seperti; beubeur, kamisol (untuk bagian dalam), karembong atau selendang, dan selop yang warnanya denga kebaya.

KET.

Pakaian adat Sunda yang satu ini merupakan pakaian yang kerap jadikan event kreativitas bernama Mojang jajaka (MOKA).

Acara ini merupakan ajang bergengsi pemuda dan pemudi Sunda dalam mengasah talenta dan pengetahuan. Dalam acara ini pula biasanya para laki-laki akan mengenakan pakaian yang bernama Beskap.

Beskap adalah sejenis kemeja resmi untuk laki-laki dengan pola kancing yang bentuknya menyimpang. Pakaian adat ini memang lebih diperuntukkan di acara-acara resmi dan penting.

Pakaian adat jenis ini memiliki tekstur tebal, dengan kerah baju yang tidak memiliki lipatan. Warna pakaian beskap sangat beragam namun biasanya berwarna gelap dan selalu polos.

Jika diperhatikan dari dekat terdapat perbedaan yang cukup mencolok, yaitu; ukuran potongan beskap pada bagian depan yang tidak simentris.

Tujuannya yaitu untuk antisipasi pemakaian aksesoris keris yang mungkin cukup berat.

Pakaian Adat Sunda untuk Pernikahan

Baju adat Sunda Pernikahan

Dari semua pakaian adat Sunda yang sudah dijelaskan, mungkin ini jenis pakaian adat yang masih sering dipakai sampai saat ini.

Bagaimana tidak, pakaian adat ini merupakan jenis adat pakaian pengantin. hehe

Akan tetapi, tahukah kalian? Pakaian adat Sunda yang satu ini merupakan pakaian yang melewati berbagai tahapan modifikasi agar terlihat modern dan mengikuti perkembangan zaman.

Namun tanpa menghilangkan kesan dan nilai adat di dalamnya. Maksudnya modifikasi tetap dilakukan tapi tidak secara menyeluruh, hanya pada beberapa bagian yang penting saja.

Pakaian Adat Sunda Pria

Pakaian adat Sunda yang digunakan pengantin laki-laki adalah berupa Jas Buka Prangwedana dengan warna yang diselaraskan dengan kebaya wanita.

Sementara bawahan yang digunakan adalah kain batik yang motif dan warnanya serasi dengan warna baju.

Tidak lupa juga mengenakan Bendo (ikat kepala) yang berhiaskan batu permata. Lalu dibagian bawah juga terdapat juga (boro sarangka), yakni kantong/ tempat yang dipakai untuk menyimpan keris.

Pakaian Adat Sunda Wanita

Busana adat Sunda yang digunakan oleh pengantin wanita adalah sejenis kebaya Brokat dengan warna kream, kuning, dan putih. Sedangkan untuk bawahannya menggunakan batik kebat Lereng Eneng Prada 

Konon, baju adat ini terispirasi dari busana yang dipakai oleh putri-putri Kerajaan Sunda pada masa lampau.

Dilengkapi juga aksesoris tambahan untuk menunjang baju pengantin wanita Sunda yaitu berupa mahkota (siger). Siger memiliki makna kehormatan dan bijaksana.

Tambahan perhiasan lainnya seperti; gelang, cincin permata, dan 2 kalung (pendek dan panjang) yang dipakai secara bersamaan.

Pakaian Adat untuk Anak-anak

Pakaian adat kebaya Sunda

Pakaian adat Sunda untuk anak perempuan berupa kebaya dengan bawahannya kain kebat. Sedangkan untuk anak laki-laki menggunakan beskap, bendo, dan kain kebat.

Baju adat ini seringkali dipakai ketika ada acara tertentu, seperti; peringatan hari Kartini dan wisuda sekolah.

Baca juga: Senjata Tradisional Jawa Barat

Keunikan Pakaian Adat Jawa Barat

Baju adat Sunda (Jawa Barat) mempunyai beberapa keunikan yang membedakannya dengan pakaian adat di daerah lain, antara lain:

  • Celana Pria Hanya Sampai Betis

Model celana adat Sunda terbilang unik, karena berbentuk komprang dan panjangnya pun tidak sampai bawah namun hanya sampai daerah betis.

Aksesoris tambahannya berupa ikat pinggang yang terbuat dari kulit.

  • Aksesoris Penutup Kepala untuk Pria

Pakaian adat Sunda untuk pria dilengkapi dengan aksesoris penutup kepala yang disebut bendo.

Sementara untuk pakaian jas taqwa yang terbuat dari jenis Kain Dodot. Aksesoris lainnya adalah keris dan kalung.

  • Jenis Pakaian Berdasarkan Status Sosial

Dalam adat Sunda biasanya terdapat perbedaan pakaian adat yang dikenakan oleh setiap orang.

Hal ini tergantung dari status sosialnya mulai dari kalangan rakyat biasa sampai kasta yang paling tinggi, yaitu; bangsawan.

Aturan ini berlaku untuk semua golongan, baik muda, tua, wanita, pria, anak-anak maupun dewasa.

  • Aksesoris Ikat Pinggang untuk Wanita

Pakaian adat Sunda bagi wanita adalah kebaya dengan mengenakan ikat pinggang yang namanya Beuber.

Ikat pinggang ini terbuat dari Kain Kebat. Sedangkan untuk aksesoris tambahan berupa; mahkota, kemudian rambut yang dihias/ digelung jucung dengan tambahan rangakaian bunga.

Penutup

Demikian pembahasan mengenai pakaian adat suku Sunda yang wajib diketahui. Kita sudah sepatutnya bangga menjadi salah satu suku bangsa Indonesia.

Mengingat Indonesia mempunyai banyak suku, dan sudah dipastikan jumlah pakaian adat dan kebudayaan pun sangat beragam. Semoga infomasi  yang saya tuliskan dapat bermanfaat.

Sampai jumpa di pertemuan selanjutnya!

Terima kasih.

Malik fauzan Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *