Pengertian Daftar Pustaka

Pengertian daftar pustaka

Apa sih pengertian daftar pustaka? Memang dalam sebuah karya ilmiah, daftar pustaka menempati posisi penting, sebab melalui sebuah daftar pustaka, pembaca dapat menilai kredibilitas sumber yang kita jadikan sebagai rujukan.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai daftar pustaka, terlebih dahulu saya akan membahas pengertian daftar pustaka, sebab hal ini merupakan pembahasan paling fundamental yang harus kalian ketahui.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai pengertian daftar pustaka beserta hal-hal penting yang relevan dengan pembahasan kali ini.

Simak baik-baik, ya!

Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka (references) adalah tulisan yang terdapat pada setiap akhir sebuah buku/ karya ilmiah, yang berisi isinya berupa nama penulis, judul tulisan, penerbit, identitas penerbit, dan tahun terbit.

Daftar pustaka sering kali dijadikan sebagai sumber atau rujukan seorang penulis dalam berkarya, sehingga tidak mengherankan apabila daftar pustaka ini sering dijumpai semua tulisan/ karya ilmiah misalnya, buku, makalah, artikel, skripsi, jurnal dan sebagainya.

Daftar pustaka juga memiliki beberapa istilah atau sebutan lain antara lain adalah rujukan, referensi, atau bibliografi

Materi lainnya: Pengertian Referensi

Pengertian Daftar Pustaka Menurut Para Ahli

Adapun pengertian daftar pustaka menurut para ahli, antara lain:

1. Gorys Keraf

Daftar pustaka/ bibliografi adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan atau sebagian dan karangan yang tengah digarap.

3. Ninik M. kuntaro

Daftar pustaka atau referensi adalah salah satu teknik notasi ilmiah yang merupakan kumpulan sumber bacaan atau sumber referensi saat menulis karangan ilmiah.

Fungsi Daftar Pustaka

Daftar pustaka mempunyai beberapa fungsi, untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini.

  • Agar memberikan sumber informasi yang ditulisnya agar nantinya bisa ditelusuri oleh para pembaca jika ingin mengetahui informasi maupun teori tersebut dengan lebih lengkap.
  • Agar dapat menunjukan bahwa tulisan dan juga informasi dalam karya ilmiah bukanlah hasil dari pemikiran penulis sendiri melainkan dari hasil pemikiran orang lain juga.
  • Agar bisa menghargai maupun memberikan penghargaan pada penulis sumber informasi, sehingga karya ilmiah tersebut bisa terselesaikan.

Unsur Daftar Pustaka

Dalam membuat daftar pustaka pun ada unsur-unsur yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Nama pengarang, yang dikutip secara lengkap.
  • Judul buku, termasuk judul tambahannya.
  • Data publikasi, penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan keberapa, nomor jilid dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.
  • Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, jilid, nomor dan tahun.

Tujuan dan Manfaat Daftar Pustaka

Penulisan daftar pustaka memiliki beberapa tujuan atau manfaat. Berikut adalah daftar tujuan dan manfaat dari penulisan daftar pustaka:

  • Tujuan utama dari daftar pustaka ini adalah untuk menunjukkan bahwa suatu tulisan atau karya ilmiah tidak hanya dibuat berdasarkan pemikiran orisinal seorang penulisnya saja, tetapi juga mendapat rujukan yang banyak dari berbagai pemikiran orang-orang lainnya.
  • Adapun manfaatnya yaitu untuk mengarahkan pembaca suatu tulisan atau karya ilmiah ke rujukan-rujukan lain yang terkait dengan pembahasan di dalam tulisan maupun karya ilmiah itu.
  • Daftar pustaka juga bisa dimanfaatkan untuk mengetahui di kota mana penerbitan buku dilakukan dan tentunya pada tahun berapa buku tersebut diterbitkan.
  • Sebenarnya daftar pustaka juga bisa jadi pertimbangan pembaca dalam memercayai isi atau pembahasan dalam buku tersebut. Mengapa? Semakin banyak isi dari daftar pustakanya dan bila diisi dengan rujukan-rujukan yang berkaitan erat satu sama lain, maka buku tersebut bisa jadi dipercaya sebagai tulisan atau karya ilmiah yang bagus.

Aturan Umum Penulisan Daftar Pustaka

Dalam penulisan daftar pustaka, Anda tidak bisa mengerjakannya secara sembarang karena harus sesuai dengan aturan yang sudah diterapkan secara umum.

Di bawah ini adalah beberapa aturan umum dari penulisan daftar pustaka, simak ya!

Penulisan Nama yang Tersusun dari Dua Kata atau Lebih

Soal tata cara dalam penulisannya, Anda harus membalikannya. Maksudnya adalah antara nama pertama dan nama kedua Anda harus memberi tanda (,).

Contohnya nama dari penulis yang ingin Anda masukan adalah Mikhail Bakunin. Susunan dalam penulisannya sebagai berikut; Bakunin, Mikhail.

Jika dalam karya tulis mempunyai dua penulis, maka cara penulisan yang benar adalah yang dibalik hanyalah nama si penulis yang pertama saja. Lalu, antara nama penulis yang pertama dan kedua Anda sisipkan kata “dan”.

Jika jumlah dari penulis ada tiga orang atau lebih, maka cukup menyertakan nama pengarang pertama.

Apabila namanya hanya terdiri dari dua kata atau lebih, penulisannya tetap dibalik. Kemudian ditambahkan kata “dkk” setelah nama pengarang pertama.

Contoh:

Misalkan satu buku ditulis oleh 4 orang, yaitu Sigmud Freud, Friedrich Nietzsche, Karl Marx, dan Michel Foucault. Susuna penulis yang benar adalah; Freud, Sigmund dkk.

Penulisan Nama Tanpa Predikat

Ketika menulis daftar pustaka, Anda tidak perlu mencantumkan predikat berupa gelar apapun. Apa saja gelar tersebut?

Contohnya gelar kebangsawanan, gelar akademis, gelar keagamaan. Jadi misalnya nama penulis adalah Dr. Karlina Supelli, MSc. Maka tulisan dalam daftar pustaka hanyalah “Supelli Karlina”.

Urutan Penulisan Daftar Pustaka

Dalam penulisannya diteruskan ke kanan dari sisi penulis. Urutannya sebagai berikut:

  • Nama penulisnya harus dibalik dan diakhiri dengan tanda titik (.).
  • Kemudian tahun terbit (tidak masalah bila tidak ada tahunnya, Anda tinggal tulis “Tanpa Tahun”).
  • Setelah itu, judul buku yang digunakan ditulis dengan menggunakan huruf  miring (italic).
  • Terakhir, tulis nama kota atau tempat dimana “karya tulis” diterbitkan dan akhiri dengan tanda titik dua (:) lalu sambung dengan nama penerbit dan diakhiri dengan tanda (.).

Contoh:

Misalkan, satu buku berjudul “Statism & Anarchy” yang ditulis oleh Mikhail Bakunin dan diterbitkan oleh PT Gramedia pada tahun 2017.

Maka nanti di daftar pustaka, tulisannya menjadi “Bakunin, Mikhail”. 2017. Statism & Anarchy. Jakarta: PT Gramedia.”

Urutan Isi Berdasar Abjad

Dalam penulisan daftar pustaka, Anda harus mengurutkan semuanya berdasarkan urutan abjad mulai dari huruf A hingga Z.

Nah, untuk Anda yang ingin mengetahui aturan spesifik beserta gaya penulisan di berbagai jenis sumber daftar pustaka, Anda bisa menyimak lebih lanjut penjelasan dari kami berikut ini.

Pelajari juga: Jenis Karya Ilmiah

Gaya Penulisan Daftar Pustaka

Dalam penulisan daftar pustaka terdapat 2 metode yang harus kalian ketahui yaitu:

  • Method harvard
  • Method APA style (American Psychological Association)

Metode Harvard Style

Penggunaan metode harvard style berbeda-beda tergantung jenis sumber pustaka yang digunakan, banyaknya penulis dan lain-lain. Selengkapnya dapat dilihat dalam contoh berikut.

Buku/ Thesis/ Prosiding Seminar

Format Dasar

Nama belakang pengarang, tahun terbit, judul buku (edisi keberapa, jika ada), kota terbit, penerbit.

Buku dengan Satu Pengarang

Conley, D 2002, The daily miracle: an introduction to journalism, Oxpord University Press, New York.

Buku dengan Dua Pengarang

Anna, N & Santoso, CL 1997, Pendidikan anak, edk 5, Family Press, Jakarta.

Buku Lebih dari Dua Pengarang

Kotler, P, Adam, S, Brown, L & Armstrong, G 2003, Principles of marketing, 2nd edn, Person Education Australia, Melbourne.

Buku Tanpa Nama Pengarang

Computer Graphics Inter-Facing 1996,  3rd edn, Modern technology Corporation, Minnepolis.

Periodical (Artikel dari Koran, Majalah, Jurnal)

Format Dasar

Nama belakang pengarang, tahun terbit, judul artikel (pakai tanda kutip tunggal), nama jurnal (format italic), nomor volume (ditulis vol), nomor halaman.

Satu Pengarang

Hall, M 1999, ‘Breaking the silence: marginalisation of registered nurses employed in nursing homes’, Contemporary Nurse, vol. 8, no. 1, hh. 232-237.

Dua Pengarang

Davis, L, Mohay, H & Edwards, H 2003, ‘Mothers’ involvement in caring for their premature infants: an historical overview, Journal of Advanced Nursing, vol. 42, no. 6, hh. 578–86.

Lebih dari Dua Pengarang

Wijaya, K, Phillips, M & Syarif, H 2002, ‘Pemilihan sistem penyimpanan data skala besar’, Jurnal Informatika Indonesia, vol. 1, no. 3, hh. 132-140.

Tanpa Pengarang 

‘Building human resources instead of landfills’ 2000, Biocycle, vol. 41, no. 12, hh. 28-29.

Sementara pada penulisan jurnal online sama hal dengan penulisan jurnal full-text bedanya pada jurnal onlinepenulisan nomor volume jurnal (vol) selanjutnya ditambahkan dengan tanggal diakses dan alamat web. Adapun penulisannya yaitu:

Birbeck, D & Drummond, M 2006, ‘Very young children’s body image: bodies and minds under construction’, International Education Journal, vol. 7, no.4, dilihat 12 Desember 2006, <http://iej.com>.

Web Pages

Format Dasar 

Nama pengarang/ editor/ penyusun tahun, judul artikel (italic), nama laman yang dimuat, tanggal akses, alamat web.

Contoh:

desJardins, M 1998, How to succeed in postgraduate study, Applied Ecology Research Group, University of Canberra, dilihat 26 April 2001, <http://aerg.canberra.edu.au/jardins/t.htm>. (dari berbagai sumber).

Metode APA style

Penggunaan metode APA style berbeda-beda tergantung jenis sumber pustaka yang digunakan, banyaknya penulis dan lain-lain. Selengkapnya dapat dilihat dalam contoh berikut.

Buku/ Thesis/ Prosiding Seminar

Format Dasar

Nama penulis/ pengarang, tahun terbit (publikasi), judul utama buku; anak judul buku (edisi ke berapa, jika ada), kota terbit (negara atau singkatan Negara Bagian di Amerika), penerbit.

Contoh:

Pitanatri, P.D.S & I Nyoman Darma Putra. 2016. Wisata kuliner: Atribut baru destinasi ubud. Denpasar: JagatPress.

Buku dengan Satu Hingga Lima Pengarang

Kaufman, C., Perlman, R., & Speciner, M. (1995). Network security: Private communication in a public world. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall

Buku dengan Enam Pengarang/ Lebih

Yang, K.L. et al. (2009). The real customers. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Buku Tanpa Pengarang (Jika Tidak Ada Nama Pengarang Maka Dituliskan Judul Bukunya, dengan Dicetak Miring_)

Longman dictionary of contemporary English (4th ed.). (2003). Harlow, England: Longman.

Buku dengan Editor (S)

Persley, D. M.& Hill, M. (Ed.). (1992). Diseases of fruit crops (2nd ed.). Brisbane, Queensland, Australia: Department of Primary Industries.

Encyclopedia/ Kamus Sumber Kutipan Daftar Pustaka

Online encyclopedia (Gunakan alamat URL dari artikel bukan halaman depan web).

Bergmann, P. G. (1993). Relativity. In The new encyclopedia Britannica (Vol. 26, pp. 501-508). Chicago, USA: Encyclopedia Britannica.

Penulis Sebuah Organisasi

UNWTO. (2012). Global report on food tourism. Madrid: United Nation World Tourism Organization Press.

Thesis/ Disertasi

Pitanatri, Putu Diah Sastri. 2016. Pengembangan kuliner Bali untuk mendukung pariwisata budaya di ubud. Masters thesis, Universitas Udayana.

Prosiding (Salah  Satu Karya, Bukan Semuanya)

Pitanatri, Putu Diah Sastri. (2016). Treat or threat: developing local homestay through sharing economy in ubud bali. Proceedings of the World Conference on Business and Management (WCBM).

Periodical (Artikel dari Koran, Majalah, Jurnal)

Format Dasar

Nama penulis/ pengarang, tahun terbit (publikasi), judul utama artikel; anak judul artikel. Judul/ nama serial, volume (nomor issue), halaman. doi:###/###

Artikel Dalam Jurnal

Pitanatri, Putu Diah Sastri. (2016). Inovasi dalam kompetisi: Usaha kuliner lokal menciptakan keunggulan kompetitif di ubud. Jurnal Master Pariwisata,3(1), 1-14.

Artikel Online dengan DOI

Ancrenaz, M., Dabek, L., & O’Neil, S. (2007). The costs of exclusion: Recognizing a role for local communities in biodiversity conservation. PLoS Biology, 5(11), 2443-2448. doi:10.1371/journal.pbio.0050289

Artikel Online Tanpa DOI

Nielsen, L. (2009). Green farm subsidies sponsoring eco labeling: is the separation of market access and subsidies regulation in WTO law sustainable?. Journal of World Trade,43(6), 1193-1222. Retrieved fromhttp://www.kluwerlawonline.com/productinfo.php?pubcode=TRAD

Artikel Tanpa Nama Pengarang

Painting life in the southern beech forest. (2000). Forest and Bird, 297(12), 24-25.

Versi Online

Bruce, D. (2007, December 13). Chairman frustrated by ‘nonsense’. Otago Daily Times.

Web Pages

Format Dasar

Nama penulis/ pengarang, (tahun, bulan tanggal artikel), judul/ nama dari web page; anak judul dari page. Diakses dari URL

ATAU

Nama penulis/ pengarang, (n.d.). judul/ nama dari web page; anak judul dari page. Diakses bulan tanggal, tahun, dari URL Web pages

Dua Pengarang

Pitanatri, Putu DIah Sastri. (2017, September 10). Sandwich generation.

Tanpa Pengarang

Kiwi. Fungsi Pemasaran. Diakses pada April 14, 2017.

Video

Pitanatri, Putu DIah Sastri. (2014, Juli 20). Hotel information system: An integrated way of managing housekeeping in hotels [Video file].

Materi Perkuliahan

Bagi mahasiswa, kadang-kadang materi perkuliahan digunakan sebagai acuan referensi dalam tulisan ilmiah. Padahal, biasanya materi kuliah tersebut tidak diterbitkan secara formal seperti buku dan jurnal (tidak mempunyai nomor ISBN).

Jika materi tersebut berupa artikel jurnal atau bagian dari buku (booksection) maka tulislah sumber kutipan dan daftar pustaka seperti yang sudah dijabarkan di atas. Jika tidak, maka berikut ini adalah beberapa kategorinya.

Handouts

Handout yang diberikan selama perkuliahan, tutorial, atau kunjungan lapangan, tuliskan sebagai “unpublished paper presented at a meeting” dalam daftar pustaka

Bowring, J. (2009). Otahuna images in pictures. Paper presented at lecture for LASC 316, Innovative Design,   Lincoln   University.

Buku Kuliah

Material yang ditulis oleh dosen dalam buku perkuliahan yang tidak diterbitkan di penerbit (tidak ada nomor ISBN), tuliskan sebagai “publication of limited circulation” dalam daftar pustaka.

Nomor halaman yang dikutip wajib dituliskan dalam kutipan. Jika tidak ada nomor halaman, tuliskan judul bab nya.

Ross, J. (2009). RECN 110 Concepts in Sport and Recreation reading resource book. [Available from LincolnUniversity to enrolled students].

Materi Online

Pitanatri, Putu Diah Sastri (2017). 02 understanding marketing in hospitality [PowerPoint slides].

Baca juga: Pengertian Karangan

Daftar Pustaka Otomatis dari Microsoft Word

Berikut ini adalah langkah membuat daftar pustaka otomatis di Microsoft Word:

  • Pertama, buka aplikasi Microsoft Word di komputer atau perangkat Anda.
  • Klik Ribbon References > Manage Sources, barulah nanti akan muncul jendela atau tab baru bernama Source Manager.
  • Pada tab tersebut, klik New. Nantinya akan terbuka tab baru lagi dengan nama Create Source.
  • Silakan Pilih Bahasa apa yang mau Anda gunakan di Language.
  • Lanjutkan langkah Anda dengan Memilih Sumber daftar pustaka apa yang mau dimasukkan.
  • Jika ingin tambah sumber lain, klik New.
  • Nah, untuk menampilkan hasil daftar pustaka Anda di lembar kerja Microsoft Word, klik Ribbon References > Bibliography > Insert Bibliography. Nanti seluruh daftar pustaka Anda akan ditampilkan dengan urut dan sudah rapi.

Agar lebih memahami dalam membuat daftar pustaka otomatis, kalian dapat mengikuti cara/ tutorial dibawah ini.

Penutup

Demikian mengenai materi referensi dijelaskan secara padat dan jelas. Semoga apa yang telah di jelaskan diatas mudah dipahami dan dapat bermanfaat.

Terima kasih.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
Pengertian ringkasan
Baca yuk!

Pengertian Ringkasan

Beberapa diantara kamu pasti pernah melakukan yang namanya kegiatan meringkas, baik itu ketika ada tugas sekolah ataupun tidak.…
Pengertian latar
Baca yuk!

Pengertian Latar

Apa yang dimaksud dengan pengertian latar dalam sebuah cerita? Mungkin bagi sebagian orang, apalagi yang menyukai drama, tidak…
Pengertian kata serapan
Baca yuk!

Pengertian Kata Serapan

Pada materi kali ini kita akan membahas mengenai pengertian kata serapan. Apakah kalian tahu apa itu kata serapan?…