Habib Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Pengertian Daftar Pustaka

4 min read

Pengertian Daftar Pustaka – Daftar pustaka merupakan bagian yang penting dan tak terpisahkan di dalam sebuah karya ilmiah.

Kedudukan daftar pustaka dalam sebuah karya ilmiah sangatlah penting karena untuk mendukung validitas sebuah isi dalam sebuah karya tulis ilmiah, oleh karena itu daftar pustaka yang baik hendaknya diambil dari buku yang berkualitas.

Kendati demikian, sebuah rujukan tidak selamanya diambil dari buku saja, namun juga diambil dari sumber lain: koran, jurnal, majalah, atau sumber lain yang relevan.

Di sisi lain, baik atau tidaknya sebuah rujukan, maka akan berbanding lurus dengan kualitas sebuah karya ilmiah.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini, mari kita pelajari dan pahami bersama mengenai daftar pustaka.

Simak ya!

Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka (references) adalah tulisan yang terdapat pada setiap akhir sebuah buku/karya ilmiah.

Isinya berupa nama penulis, judul tulisan, penerbit, identitas penerbit, dan tahun terbit. Daftar pustaka sering kali dijadikan sebagai sumber atau rujukan seorang penulis dalam berkarya.

Daftar pustaka ini dapat dijumpai semua tulisan/karya ilmiah misalnya, buku, makalah, artikel, skripsi, jurnal dan sebagainya.

Daftar pustaka juga memiliki beberapa istilah atau sebutan lain antara lain adalah rujukan, referensi, kutipan, catatan kaki, pranala dan sebagainya.

Pengertian Daftar Pustaka Menurut Para Ahli

Adapun pengertian daftar pustaka menurut para ahli, antara lain:

1. Gorys Keraf

Daftar pustaka/bibliografi adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan atau sebagian dan karangan yang tengah digarap.

3. Ninik M. kuntaro

Daftar pustaka atau referensi adalah salah satu teknik notasi ilmiah yang merupakan kumpulan sumber bacaan atau sumber referensi saat menulis karangan ilmiah.

Fungsi Daftar Pustaka

Daftar pustaka mempunyai beberapa fungsi, untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini.

  • Agar memberikan sumber informasi yang ditulisnya agar nantinya bisa ditelusuri oleh para pembaca jika ingin mengetahui informasi maupun teori tersebut dengan lebih lengkap.
  • Agar dapat menunjukan bahwa tulisan dan juga informasi dalam karya ilmiah bukanlah hasil dari pemikiran penulis sendiri melainkan dari hasil pemikiran orang lain juga.
  • Agar bisa menghargai maupun memberikan penghargaan pada penulis sumber informasi, sehingga karya ilmiah tersebut bisa terselesaikan.

Unsur Daftar Pustaka

Dalam membuat daftar pustaka pun ada unsur-unsur yang harus diperhatikan, antara lain:

  • Nama pengarang, yang dikutip secara lengkap.
  • Judul buku, termasuk judul tambahannya.
  • Data publikasi,  penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan keberapa, nomor jilid dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.
  • Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, jilid, nomor dan tahun.

Tujuan dan Manfaat Daftar Pustaka

Penulisan daftar pustaka memiliki beberapa tujuan atau manfaat. Berikut adalah daftar tujuan dan manfaat dari penulisan daftar pustaka:

  • Tujuan utama dari daftar pustaka ini adalah untuk menunjukkan bahwa suatu tulisan atau karya ilmiah tidak hanya dibuat berdasarkan pemikiran orisinal seorang penulisnya saja, tetapi juga mendapat rujukan yang banyak dari berbagai pemikiran orang-orang lainnya.
  • Adapun manfaatnya yaitu untuk mengarahkan pembaca suatu tulisan atau karya ilmiah ke rujukan-rujukan lain yang terkait dengan pembahasan di dalam tulisan maupun karya ilmiah itu.
  • Daftar pustaka juga bisa dimanfaatkan untuk mengetahui di kota mana penerbitan buku dilakukan dan tentunya pada tahun berapa buku tersebut diterbitkan.
  • Sebenarnya daftar pustaka juga bisa jadi pertimbangan pembaca dalam memercayai isi atau pembahasan dalam buku tersebut. Mengapa? Semakin banyak isi dari daftar pustakanya dan bila diisi dengan rujukan-rujukan yang berkaitan erat satu sama lain, maka buku tersebut bisa jadi dipercaya sebagai tulisan atau karya ilmiah yang bagus.

Jenis-jenis Daftar Pustaka dan Cara Membuatnya

Walaupun terbilang gitu gitu aja, tetapi sebenarnya daftar pustaka terdiri dari beberapa jenis, diantaranya adalah:

1. Berdasarkan Metode Harvard

Nama penulis yang terdiri atas dua kata ditulis terbalik. Diantara dua kata tersebut ditambahkan tanda koma (,).

Contoh:

Dita Syafitri à Syafitri, Dita.

Buku yang ditulis oleh dua penulis atau lebih, hanya penulis pertama saja yang penulisan namanya dibalik, sedangkan penulis selanjutnya tidak.

Contoh:

Syafitri, D. dan Yuna.

Tahun terbit buku ditulis sesudah nama penulis. Di antara nama penulis dan tahun terbit ditambah dengan tanda titik (.).

Contoh:

Syafitri, Dita. 2017.

Judul buku ditulis setelah tahun terbit. Di antara tahun terbit dan judul buku ditambahkan pula tanda titi terlebih dahulu (.).

Contoh:

Syafitri, Dita. 2017. Teknik Penulisan Daftar Pustaka.

Nama kota penerbit dan nama penerbit ditulis terakhir. Dan di antara nama kota dan nama penerbit juga tidak lupa ditambahkan tanda titik dua (:).

Contoh:

Syafitri, Dita. 2017. Teknik Penulisan Daftar Pustaka. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.

Dan jika buku telah diterbitkan dalam beberapa edisi, maka keterangan edisi tersebut ditambahkan sebelum nama kota atau setelah judul buku.

Contoh:

Syafitri, Dita. 2017. Teknik Penulisan Daftar Pustaka Edisi Kedua. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.

2. Daftar Pustaka Untuk Textbooks

  • Penulis perorangan

Urutannya adalah:

Nama penulis (jika dua kata maka dibalik). Tahun terbit. Judul buku (dicetak miring atau digaris bawahi). Tempat penerbit (kota terbit). Nama penerbit. Contohnya:

Syafitri, Dita. 2017. Teknik Penulisan Daftar Pustaka. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.

  • Buku yang ditulis oleh lembaga

Urutan penulisannya adalah:

Nama lembaga. Tahun terbit. Judul buku (dicetak miring atau digaris bawahi). Kota/ tempat terbit. Nama penerbit. Contohnya:

Dinkes Aceh. 2016. Profil Kesehatan Provinsi Aceh 2015. Banda Aceh: Dinkes Aceh.

  • Buku terjemahan

Urutan penulisannya adalah:

Nama penulis (jika dua kata maka dibalik). Tahun terbit. Judul buku (dicetak miring atau digaris bawahi). Penerjemah. Kota terbit. Nama penerbit. Contohnya:

Bryan, M. 1993. Up & Running with PageMaker 4 (Bekerja dengan PageMaker 4). Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

3. Daftar Pustaka Dari Buku

Penulisan daftar pustaka dari buku diawali dengan nama penulis, tahun terbit, judul buku, tempat terbit serta nama penerbit. Contohnya adalah:

Ali, Muhammad. 1989. Tata Bahasa Baku. Jakarta: Balai Pustaka.

Penulisan daftar pustaka yang sumbernya ditulis oleh dua atau tiga orang adalah:

Ali, Muhammad dan Putra Ahmad. 1990. Metode Pembelajaran Guru Olahraga. Jakarta: Balai Pustaka.

Jika sumber bacaan tidak memiliki nama penulis, maka tuliskan sebagai berikut:

Divisi SDM. 2006. Community Service. Jakarta: Citra Titipan Kilat.

Selalu ingat untuk gunakan tulisan miring atau Italic dalam penulisan daftar pustaka.

Jika sumber bacaan berasal dari buku terjemahan, maka yang kita tuliskan adalah nama penerjemahnya dengan disertai keterangan. Contohnya adalah:

Prakoso, Hilman (Penterjemah). 1990. Analisa Pasar. Jakarta: Penerbit Manajemen.

Jika kita mengutip dua buku berbeda dari penulis atau penerjemah yang sama, maka saat menuliskan sumber kedua, tidak perlu cantumkan kembali nama penerjemah.

Apabila sumber bacaan berasal dari majalah, maka sertakan juga edisi terbitnya. Contoh:

Pramesto, Wijaya. 2002. Menuju Kebangkitan Asia. Jakarta: Majalah Bisnis, No. 4 Thn. 04. (12 Februari 20 Maret 2004).

Sementara untuk penulisan daftar pustaka yang berasal dari koran, sertakan pula judul artikel serta halamannya. Contoh:

Putri, Maharani (2005). Gaya Busana Terkini. Majalah Femina, Oktober-Desember, 2006, pp. 21-22.

4. Pustaka Dari Jurnal

Bagaimana jika daftar pustaka berasal dari jurnal? Untuk referensi bacaan dari skripsi, tesis atau disertasi, penulisannya adalah sebagai berikut:

Mustofa, Dimas. 2010. Sudut Pandang Ilmu Kanji. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Sementara untuk daftar pustaka yang sumbernya dari jurnal internet, tuliskan bersama dengan link jurnal tersebut di internet serta tanggal kita mengakses jurnal. Contohnya:

Gates, Harry. 2002. Advancing Quality. Chronicle. Vol. 2 number 20, January 3. Diambil dari: http://www.jempolkaki.com. (21 Desember 2007).

Mengingat tanggal akses jurnal harus disertakan, maka pastikan kita mengingat kapan kita mengakses jurnal tersebut.

5. Daftar Pustaka Dari Makalah

Daftar pustaka tak jarang akan didapat pula dari kamus. Penulisannya harus menyertakan nama kamus dan halaman kamus tempat kita mengutip referensinya.

Logan, David. 2005. Geographic Science. The New Encyclopedia Britannica. Encyclopedia Britannica.

Sementara untuk daftar pustaka yang berasal dari makalah, dapat ditulis dengan contoh sebagai berikut:

Indriyati, W. 1998. Javanese People. Makalah dipresentasikan pada The Interntional Conference of Paleoanthropology, November 14-15, Beijing.

Daftar pustaka yang berasal dari koran akan ditulis sebagai berikut:

Purba, Onno. 2004. Kemajuan Bulutangkis Indonesia. Jakarta: Berita Olahraga. (25 Mei 2005).

Ada pula yang menuliskannya dengan menyertakan halaman surat kabar.

6. Daftar Pustaka Dari Internet

Menulis daftar pustaka dari internet hampir sama seperti penulisan daftar pustaka untuk jurnal online. Kita harus sematkan pula alamat website tempat mendapatkan artikel serta tanggal akses artikel tersebut. Contohnya:

Rahmat, Budi. 2001. Pentingnya Peran Aktif Orangtua Dalam Pendidikan Keagamaan Anak. Diambil dari: http://agribisnis.org/2001/12/5-pentignya-peran-aktif-orangtua.html. (13 Desember 2002).

Dapat juga ditulis sebagai berikut:

Ilham, Agung. 2015. Contoh Rumusah Masalah. www.anakkampus.com. Diakses pada 20 November 2017.

Kedua cara penulisan di atas adalah benar dan bisa dipakai.

7. Daftar Pustaka Dari Skripsi

Cara penulisan daftar pustaka yang berasal dari skripsi tak jauh beda seperti penulisan daftar pustaka dari buku. Hanya saja, nama penerbit diganti nama universitas. Contoh:

Maria, Anna. 2011. Rasisme Dalam Film 12 Years of Slave. Jakarta: Universitas Indonesia.

Penutup

Demikian uraian lengkap mengenai materi daftar pustaka. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan kita terkait penulisan karya ilmiah, terutama bagian daftar pustaka di akhir karya tulis ilmiah.

Jangan sungkan untuk memberikan kritik dan saran dikolom komentar yang telah disediakan karena akan sangat berguna untuk perkembangan web ini kedepannya.

Terimakasih.

Habib Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Pengertian Ringkasan

Habib
4 min read

Pengertian Latar

Habib
3 min read

Pengertian Kata Serapan

Habib
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *