Malik fauzan Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Pengertian Ringkasan

4 min read

Pengertian ringkasan

Pernahkan kalian membaca buku yang sangat tebal? kira-kira gimana sensasi bacanya? Pasti ada rasa malas, boring, ngantuk. Jujur aja deh!

Itu semua wajar!  apalagi kalo alurnya monoton ya. hheh…

Nah, biasanya untuk mempersingkat sebuah buku/presentasi yang panjang ada yang namanya teknik meringkas.

Ringkasan sendiri adalah suatu cara untuk mengungkapkan ide utama (pokok utama) dan solusi untuk masalah, yang akan diungkapkan secara singkat.

Eits. Perlu diketahui juga sebelumnya saya telah membahas mengenai pengertian kata serapan dan juga latar, yang bisa kalian pelajari juga disini.

Oke lanjut…

Lebih lengkapnya mengenai materi pengertian ringkasan, simak pembahasan dibawah ini.

Pengertian Ringkasan

Ringkasan adalah sebuah penyajian presentasi dari sebuah buku ataupun peristiwa yang disajikan secara singkat dengan mempertahankan urutan isi dan sudut pandang pengarang asli.

Ringkasan ini dilakukan untuk mengungkapkan ide utama (pokok utama) dan solusi untuk masalah yang akan diungkapkan.

Pengertian Ringkasan Menurut Para Ahli

Adapun pengertian menurut para ahli, diantaranya:

1. Asmi (2004)

Ringkasan (precis yang berarti memotong atau memangkas) adalah suatu cara yang efektif untuk menyajikan suatu karangan yang panjang dalam bentuk singkat.

2. Isdriani (2009:152)

Ringkasan adalah sebuah cara menyajikan karangan dalam bentuk singkat dengan mempertahankan urutan isi dan sudut pandang pengarang aslinya.

3. Nurhadi (2010:137)

Ringkasan atau sering disebut dengan istilah “precis” adalah bentuk singkat atau ringkas, dari sebuah karangan yang masih memperlihatkan sosok dasar dari aslinya.

4. Alfaini (2011:2)

Ringkasan merupakan penyajian singkat dari suatu karangan asli, sedangkan perbandingan bagian atau bab dari karangan asli secara proposional tetap dipertahankan dalam bentuknya yang singkat.

5. Wijayanti dkk (2013:172)

Inti bacaan dalam ringkasan yang dibuat, tidak meninggalkan urutan-urutan gagasan yang melandasinya. Kata “precis” itu sendiri mempunyai makna “memangkas”, artinya, penyusun ringkasan hanya memangkas hal-hal yang lebih kecil menyelimuti gagasan utama bacaan.

Bentuk-bentuk Ringkasan

Terdapat beberapa macam bentuk ringkasan, seperti yang dikemukakan oleh Olivia (2009:29) setidaknya ada tiga jenis  ringkasan yang harus diketahui diantaranya bisa berupa abstrak, sinopsis dan simpulan.

Ringkasan Bentuk Abstrak

Ringkasan bentuk abstrak adalah teknik meringkas sesingkat mungkin dengan mengambil ide pokok yang dibahas.

Ringkasan Bentuk Sinopsis

Ringkasan bentuk sinopsis adalah ringkasan yang dilakukan pada buku seperti fiksi dan non-fiksi.

Ringkasan bentuk sinopsis adalah salah satu bentuk ringkasan yang memberikan dorongan kepada orang lain agar tertarik untuk membaca secara keseluruhan.

Ringkasan Bentuk Simpulan

Ringkasan bentuk simpulan adalah ringkasan yang menyatakan gagasan utama dari uraian/pembicaraan dengan cara memberikan penekanan pada ide sentral serta penyelasain dari masalah yang dihadapi.

Perbedaan Rangkuman, Ikhtisar dan Sinopsis

KomponenPerbedaan
RangkumanHasil ekstrak dari suatu tulisan, berita atau suatu pembahasan sehingga bisa disimpulkan secara singkat dengan perbandingan secara proposional antara bagian yang dirangkum dengan rangkumannya.
IkhtisarIkhtisar pada dasarnya sama dengan ringkasan, perbedaannya ikhtisar tidak mempertahankan urutan gagasan yang membangun karangan itu.
Sinopsisa). Menurut KBBI sinopsis adalah ikhtisar yang biasanya diterbitkan bersama karangan asli yang menjadi dasar sinopsis itu.
b). Sinopsis adalah ringkasan pendek dari suatu cerita (cerita pendek, novel, roman, dan karya-karya sastra yang lainnya) atau karangan

Ciri-ciri Ringkasan

  • Dalam meringkas gagasan harus jelas dan terperinci
  • Harus memiliki kerangka yang jelas
  • Harus memiliki makna yang tidak menghilangkan hasil karangan asli
  • Memiliki tujuan untuk memangkas hasil gagasan namun tidak merubah susunan pada bagian-bagian/bab.
  • Kalimatnya pendek dan sesuai dengan kalimat asli
  • Pembuat ringkasan terikat dengan konten, urutan dan tampilan penulis.

Tujuan Ringkasan

  • Dengan meringkas suatu uraian yang panjang membantu seseorang untuk memahami dan mengetahui isi sebuah buku.
  • Dengan meringkas seseorang dibimbing dan dituntun untuk membaca karangan asli dengan cermat dan menuliskan kembali dengan tepat.

Seorang penulis ringkasan tidak akan membuat ringkasan yang baik apabila ia kurang teliti dalam membaca dan tidak dapat membedakan gagasan utama dan gagasan tambahan.

Kemampuan seseorang dalam membedakan tingkat gagasan itu akan membantunya untuk mengasah kemampuan dalam gaya bahasa, dan untuk menghindari pemakaian uraian panjang lebar yang mungkin masuk ke dalam kararangan.

Manfaat Ringkasan

Manfaat ringkasan yakni sebagai sarana untuk membantu kita dalam mengingat dan menghafal isi dari sebuah buku/uraian yang panjang.

Ringkasan menguraikan ide-ide pokok yang mewakili setiap bagian dari bacaan aslinya.

Dengan kita membaca ringkasan, kita seakan-akan memahami keseluruhan dari isi buku tersebut.

Cara Membuat Ringkasan

Terdapat dua cara dalam membuat ringkasan, diantaranya yaitu bentuk uraian atau paragraf (verba) dan bentuk berupa bagan atau skema (non-verba).

Ringkasan yang berbentuk bagan atau skema setidaknya harus mencerminkan gagasan yang terdapat dalam teks sumbernya.

Dalam membuat bagan atau skema tentu ada hal-hal yang harus diperhatikan, salah satunya yaitu harus mencatat terlebih dahulu inti dari sumber informasi sebelum membentuk unsur-unsur bagan/skema.

Dibawah ini beberapa cara yang dijadikan sebuah pegangan atau panduan dalam  membuat ringkasan yang baik dintaranya:

a). Membaca naskah asli untuk menangkap kesan umum dan sudut pandang dari pengarang.

b). Mencatat gagasan utama, tujuannya untuk memudahkan penulis ketika pada waktu meneliti kembali, apakah pokok-pokok yang dicatat itu penting atau tidak, kemudian catatan itu akan menjadi dasar pengolahan selanjutnya.

3). Membuat reproduksi, yakni menyusun kembali suatu karangan singkat (ringkasan) berdasarkan gagasan utama.

4). Ketentuan tambahan:

  • Gunakan kalimat tunggal
  • Ringkas kalimat menjadi frase dan frase menjadi kata. Begitu pula jika terdapat rangkaian gagasan yang panjang hendaknya diganti dengan gagasan sentral.
  • Jumlah alinea tergantung dari besarnya ringkasan dan jumlah topik utama yang akan dimasukkan dalam ringkasan.
  • Jika memungkinkan buanglah kata yang mengandung keterangan atau kata sifat.
  • Pertahankan susunan gagasan asli dan ringkas gagasan-gagasan tersebut ke dalam urutan seperti urutan naskah asli.
  • Jika teks asli mengandung dialog, maka harus diubah kedalam bahasa tak langsung.
  • Penulis harus memperhatikan panjang ringkasan yang dibuat.

Langkah-langkah Membuat Ringkasan

  1. Baca dan pahami sumber bacaan yang akan diringkas.
  2. Buatlah kerangka pikir dan catat poin-poin penting.
  3. Buatlah konsep pertama dari ringkasan tersebut tanpa melihat bacaan aslinya.
  4. Gunakan teknik paraphrase yakni menulis kembali tentang suatu kalimat dengan makna yang sama namun dengan kata-kata yang berbeda dari naskah aslinya.
  5. Targetkan bahwa konsep dari ringkasan yang Anda tulis tidak lebih ¼ naskah aslinya.
  6. Jangan lupa menuliskan identitas tulisan.
  7. Jangan menambahkan opini, ide atau interpretasi Anda dalam ringkasan. Dengan kata lain, Anda perlu berhati-hati dengan kata-kata yang Anda gunakan saat meringkas.
  8. Periksa kembali apakah poin-pon yang disampaikan tersebut penting dan sudah tepat mewakili ide pokok dari naskah asli.

Contoh Ringkasan

1. Akuntansi

Menjaga Tetap Sederhana

Sebagai akuntan dengan pengalaman 5 tahun di perusahaan multinasional, misi saya sederhana yaitu, memperkenalkan sistem baru dan proses yang menyederhanakan alur kerja harian untuk mencapai efisiensi dan akurasi yang lebih tinggi. Intinya adalah menimalkan (bukan menghilangkan) kesalahan-kesalahan akuntansi meskipun kecil akan mempunyai efek buruk pada keseluruhan buku organisasi.

2. Insinyur

Membentuk Dunia yang Lebih Hijau

Setelah bekerja dibagian teknik selama sepuluh tahun terakhir, saya menemukan bahwa semangat saya terletak pada menciptakan produk dan solusi yang berkontribusi pada dunia yang lebih hijau/sehat dan bersih. Hal ini merupakan suatu tantangan berharga yang menawarkan kesempatan untuk membuat sesuatu yang berbeda. Saya percaya bekerja lebih berarti jika membuat kita melakukan perubahan yang positif, itulah sebabnya saya memilih ini.

3. Penjualan

Ayo Bicara

Sebagai seorang sales professional dan berpengalaman yang suka berinteraksi dengan orang dari semua lapisan masyarakat, saya belajar bertahun-tahun bahwa cara terbaik untuk memecahkan kebekuan adalah dengan memiliki percakapan yang tulus. Kami lebih suka menanggapi minat yang tulus dibandingkan promosi penjualan yang memaksa. Lebih dari sekedar penjualan, saya memberikan solusi nyata untuk masalah sehari-hari.

4. TI (Teknologi Informasi)

Kehidupan Menggunakan Teknologi

Pengalaman saya bekerja di bidang TI (programming, perancang software, user experience (UX) designer, web developer, dll) berasal dari hasrat sederhana untuk memberdayakan kehidupan manusia menggunakan teknologi computer. Dunia menjadi semakin kecil setiap harinya. Batas geografi menghilang, perbedaan kultur memudar, umat manusia berkumpul menjadi satu. Inilah yang mendorong saya untuk membantu memuluskan jalan menuju masyarakat global yang berdaya guna.

Penutup

Mungkin sekian yang bisa saya jelaskan mengenai pengertian ringkasan, kurang lebihnya mohon maaf. Semoga bermanfaat dan bisa membantu kalian dalam memahami pembelajaran di sekolah.

Terima kasih

Malik fauzan Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Pengertian Latar

Malik fauzan
3 min read

Pengertian Kata Serapan

Malik fauzan
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *