Pengertian instalasi

Pengertian Seni Instalasi

Berkembanganya seni kontemporer di Indonesia memang tidak bisa dielakan lagi, begitu pula dengan seni instalasi.

Sebuah karya seni yang dibuat dengan cara merakit, menyusun, serta memasangkan di berbagai media seni, baik dua maupun tiga dimensi itulah pengertian seni instalasi.

Secara harfiah, kata instalasi diambil dari bahasa inggris yakni Installation yang berarti pemasangan atau menempatkan.

Dengan demikian, seni instalasi bisa diartikan pemasangan pada suatu benda, yaitu suatu karya seni yang akan dipamerkan.

Seni instalasi ini berbeda dengan seni lukis ataupun seni patung, seni instalasi harus dipasang dan disusun terlebih dahulu karena terdiri dari banyak komponen benda seni, maupun benda lain diluar konteks seni rupa.

Sebagai contoh terdapat bentangan tali yang harus diikat sedemikian rupa pada suatu benda ataupun karya seni harus dirakit terlebih dahulu sebelum membentuk suatu kesatuan.

Seni instalasi ini juga dijelaskan di dalam Kamus Oxford, menurutnya pengertian instalasi adalah tindakan untuk menempatkan peralatan atau furniture pada posisi yang tepat sehingga dapat digunakan.

Dalam konteks umum tujuan dari penempatan ini, yaitu agar benda dapat dipakai dan dinikmati oleh para pengunjung ketika seni ini dipamerkan.

Komponen benda non-seni ini sangat bersinggungan dengan konsep Readymade Dadaiseme yang dipelopori oleh Duchamp.

Sejarah Seni Instalasi di Dunia

Sejarah seni instalasi

Menurut Robert A (1990: 90), seni instalasi di dunia pertama kali muncul pada periode aliran Pop Art sekitar tahun 1950-1970n.

Pada awal kemunculannya ditandai oleh karya Judy Pfaff yang membuat taman bawah laut ditambah dengan ribuan jenis sampah yang malah terlihat fantastis dan monumental bagi orang yang melihatnya.

Walaupun telah muncul pada tahun 1950n, seni instalasi pertama kali berkembang di Amerika Serikat pada tahun 1970an.

Tokoh-tokoh yang turut mempelopori adanya seni instalasi adalah:

  • Daniel Buren (dari Perancis).
  • Joseph Beuys (dari Jerman).
  • Robert Irwin.
  • Hans Haacke.

Menurut sumber lain kemunculan seni instalasi diawali oleh perkembangan salah satu teknik yang terhitung baru dimasanya, yaitu teknik asemblasi/ assemblage.

Asemblasi adalah teknik modifikasi atau menggabungkan berbagai objek untuk membuat kesatuan yang berbentuk seperti patung.

Teknik asemblasi awalnya berkembang sejalan dengan aliran seni kubisme. Kemudian disusul dengan perkembangan aliran berikutnya seperti; dadaisme, surealisme, dan seni konseptual.

Hal inilah yang memicu lahirnya seni instalasi, karena masih membawa pecahan mozaik kearifan kubisme.

Jadi dapat disimpulkan bahwa seni instalasi adalah produk yang berasal dari gelombang arus seni sebelumnya, yang kini telah sampai di pelabuhan Seni Post-Modern atau yang disebut dengan Seni Kontemporer.

Perkembangan Seni Instalasi di Indonesia

Perkembangan seni instalasi

Seni instalasi mulai berkembang di Indonesia ketika munculnya periode Seni Rupa Baru yang lahir pada tahun 1975an.

Pada saat itu para seniman muda seperti B. Munni Ardhi, FX Harsono, Jim Supangkat, Nyoman Nuarti dan Hardi ingin menampilkan karya seni yang terbebas dari batasan-batasan seni rupa yang ada, termasuk seperti jenis seni lukis, seni patung, hingga desain sekalipun.

Adapun pada zaman sekarang mulai bermunculan para seniman yang turut mempopulerkan seni instalasi di Indonesia seperti:

  • Heri Dono.
  • Tisna Sanjaya.
  • Teguh Ostenrik.
  • Andar Malik.
  • Krisna Mukti.
  • Dadang Chrisanto.

Kategori Seni Instalasi

Pengelompokan seni instalasi

Merujuk pada buku Mark Rosenthal (2003) yang berjudul Understanding Installation Art bahwa seni instalasi dibedakan menjadi dua kategori, yaitu; site-specific installation dan filled-space installation.

1. Instalasi Site-Spesific

Instalasi site-spesific adalah karya seni instalasi yang bergantung dan beradaptasi dengan ruangan.

Seni Instalasi kategori ini biasanya sangat konsekstual terhadap ruang, bahkan sampai dapat mengeksplorasi ruangan yang telah disediakan.

Maksudnya, wujud dan makna juga akan ikut berubah ketika sebuah karya di letakkan di tempat yang berbeda, entah itu gedung galeri yang berbeda ruang, ataupun ruang alam terbuka yang berbeda tempat.

Pada karya instalasi di masa sekarang ini, sudah mulai banyak kecenderungan terhadap karya instalasi salah satunya mengenai masalah eksternal yang diluar karyanya sendiri, yakni lingkungan.

Seorang seniman instalasi mendapatkan ruang baru untuk bereksplorasi dalam mengembangkan bakatnya, hal seperti inilah yang membawa kita pada kemungkinan jenis seni lain seperti Land Art & Environmental Art.

2. Instalasi Filled-Space

Instalasi filled-space adalah instalasi yang mengisi ruang, baik itu ruang nyata atau ruangan imajiner (alam yang terbuka).

Ketika Instalasi filled-space dipindahkan ke ruang lain, bentuk dan karyanya akan tetap sama seperti sebelumnya, dalam artian karya tidak bergantung pada ruangan.

Hampir mirip patung, akan tetapi tetap tidak bediri sendiri sebagai suatu kesatuan yang tunggal.

Ciri Khas Seni Instalasi

Ciri-ciri seni instalasi

  • Secara Visual

Secara fisik seni instalasi memiliki ciri khas yang dibentuk dari gabungan berbagai media yang dirangkai menjadi satu kesatuan yang padu, sehingga akan membentuk kesatuan baru yang memiliki makna tertentu.

  • Secara Makna

Makna yang terkandung dari seni instalasi merupakan hal-hal yang bersifat kontemporer dan juga mengandung kritik, sindiran atau keprihatinan atas peristiwa yang terjadi saat ini.

Meski akan menemukan banyak beragam jawaban mengenai siapa pencipta atau setidaknya, yang pertama kali membuat seni instalasi ini.

Primadona Baru Seni Rupa

Primadona karya seni instalasi

Pada zaman sekarang ini seni instalasi adalah jenis seni rupa yang banyak dilirik dan di gandrungi oleh seniman muda di dunia.

Bahkan ada beberapa pelaku medan seni  yang berpendapat bahwa:

Seniman muda atau pemula tidak akan mampu menembus galeri papan atas jika ia tidak merambah instalasi sebagai media seninya.

Hal ini disebabkan karena bentuk seni lainnya yang sudah terlalu jenuh seperti seni lukis dan seni patung.

Selain itu, bentuk eksplorasi dari seni lukis juga dirasa sangat terbatas, tetapi meskipun begitu masih ada sebagian seniman lukis yang dapat bersaing dengan ketatnya medan seni pada masa sekarang ini.

Contoh Seni Instalasi

Setelah mengetahu gambaran mengenai seni instalasi diatas, berikut kami sajikan beberapa contoh visual seni instalasi yang ada di beberapa negara di dunia termasuk di Indonesia:

  • Bridging Home, di London, Inggris.
  • Aventura Mall Slide Tower, di Miami, Amerika Serikat.
  • The Constellation,  di Abu Dhabi, Ibu kota Uni Emirat Arab.
  • Forever Bicycle, di Sao Paulo, Brasil.
  • Getih Getah, di Jakarta, Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *