Pengertian seni rupa terapan

Pengertian Seni Rupa Terapan

Kamu mungkin sudah familiar dengan istilah seni rupa terapan. Seni terapan merupakan salah satu seni rupa populer dengan hasil karyanya yang dapat kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penerapannya, banyak di antara masyarakat yang belum mengetahui dan mengerti tentang apa yang dimaksud dengan sebuah hasil karya seni rupa ini.

Maka dari itu supaya bisa mengetahui lebih jelas mengenai pengertian seni rupa terapan, silahkan simak ulasanya berikut ini.

Pengertian Seni Rupa Terapan

Seni rupa terapan

Seni rupa terapan adalah cabang seni rupa yang dalam pembuatannya mengutamakan nilai praktis, dalam artian sebuah benda yang memperhatikan nilai guna sebagai perhatian utama, bukan nilai keindahan.

Secara umum, seni rupa terapan memiliki pengertian sebuah karya seni yang bersifat multifungsi yang mempunyai panjang, lebar, dan tinggi.

Bentuknya yang terperinci dengan unsur keindahan membuat karya seni ini dapat digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Sejarah Seni Rupa Terapan

Sejarah seni rupa terapan

Di Indonesia, karya seni rupa terapan sudah ada sejak zaman prasejarah sebelum masehi dan bahkan sebelum adanya seni rupa murni.

Misalnya, pada zaman dulu nenek moyang bangsa indonesia banyak yang menggunakan senjata, salah satunya kapak yang terbuat dari batu dan tulang yang digunakan untuk berburu atau sebagai pertahanan diri.

Hal tersebut juga menguatkan salah satu penerapan karya seni rupa terapan di zaman dulu.

Kemudian setelah memasuki pra zaman atau sebelum era modern perkembangan dalam bidang seni terapan meningkat pesat, baik dari segi bahan maupun teknik pembuatan.

Jika pada zaman dulu menggunakan sebuah batu sebagai bahan utama pembuatan sebuah alat (senjata).

Berbeda dengan sekarang, tepatnya menuju masa yang sedikit modern masyarakat mulai beralih dan mulai menggunakan bahan industri logam sebagai bahan pengganti batu.

Teknik yang digunakan pun sudah lebih maju, yaitu dengan cara melebur logam terlebih dahulu agar menjadi sedikit lunak.

Kemudian masyarakat bebas membentuk logam tersebut sesuai keinginannya. Misalnya membuat perhiasan, neraca, bejana, dan perabotan rumah tangga lainnya.

Fungsi Seni Rupa Terapan

Fungsi seni rupa terapan

Fungsi seni rupa murni dibedakan menjadi dua macam yaitu fungsi praktis dan fungsi estetis. Berikut penjelasannya.

  • Fungsi Praktis

Seni rupa terapan sebagai fungsi praktis maksudnya adalah benda yang difungsikan sebagai pembantu kebutuhan hidup untuk segala aktivitas.

Karya seni yang memiliki fungsi praktis diantaranya; meja, kursi, lemari, tekstil, dan masih banyak lagi.

  • Fungsi Estetis

Fungsi estetis adalah seni rupa yang mengandung nilai estetika atau unsur keindahan dan difungsikan sebagai benda hias.

Karya seni yang memiliki fungsi estetika meliputi; batik, aksesoris, hiasan dinding, vas bunga, dan sebagainya.

Jenis-jenis Seni Rupa Terapan

Jenis seni terapan

Jenis seni rupa terapan digolongkan berdasarkan bentuk dan wujudnya. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Seni Rupa Terapan Berdasarkan Bentuknya

Seni rupa terapan berdasarkan bentuknya dapat kita lihat dari beragamnya kebudayaan di tiap daerah di Indonesia.

Misalnya dari segi rumah adat, senjata tradisional, transportasi tradisional itu semua merupakan salah satu bentuk karya seni rupa terapan.

2. Seni Rupa Terapan Berdasarkan Wujudnya

Seni rupa terapan berdasarkan wujudnya terbagi menjadi dua yaitu seni rupa dimensi dan seni rupa tiga dimensi.

  • Seni Rupa 2 Dimensi

Dua dimensi (dwimatra) merupakan karya seni rupa yang mempunyai dua unsur panjang dan lebar.

Untuk karya seni rupa jenis ini hanya bisa dinikmati dari satu arah, baik itu dari samping, depan ataupun atas tergantung karya seni tersebut di tunjukan.

Karya seni terapan dua dimensi dibuat untuk tujuan fisik dan psikologis, yang mana contohnya dapat kita temui pada; seni lukis, seni batik, wayang kulit, dsb.

  • Seni Rupa 3 Dimensi

Seni rupa tiga dimensi (trimatra) mempunyai pengertian sebagai karya seni rupa terapan yang memiliki tiga unsur yaitu; lebar, panjang, dan tinggi.

Berbeda dengan seni rupa dua dimensi, untuk seni rupa tiga dimensi dapat dinikmati dari segala arah dan memiliki volume (ruang).

Contoh karya seni rupa tiga dimensi diantaranya: gerabah, keramik, rumah adat, senjata tradisional, dan sebagainya.

Baca juga: Seni Rupa Modern

Macam-macam Seni Rupa Modern

Seni rupa terapan terbagi menjadi beberapa macam dan mempunyai banyak contoh.

Namun disini kami akan memaparkan secara garis besar dari banyaknya karya seni, yang termasuk ke dalam seni terapan, yaitu sebagai berikut.

1. Seni Kriya

Kriya

Seni kriya atau seni keterampilan tangan merupakan kegiatan seni mengolah bahan baku yang tidak terpakai menjadi benda yang memiliki nilai estetika dan juga nilai pakai.

Secara garis besar seni kriya di klasifikasikan menjadi empat macam, yaitu: kriya pahat, kriya anyaman, kriya tekstil, kriya keramik, dan lain sebagainya.

2. Seni Arsitektur

Arsitektur

Seni arsitektur adalah sebuah karya seni rupa dimana para seniman atau pembuat seni ini membuat suatu rancangan pembangunan ruang atau bangunan.

Biasanya seni asitektur banyak dipakai dalam perancangan bangunan besar seperti gedung-gedung pencakar langit, kantor, menara-menara tinggi, jembatan dan lain sebagainya.

Penjelasan lebih lengkap  mengenai seni arsitektur dapat kamu pelajari disini ya.

3. Seni Grafis

Gambar seni grafis

Seni grafis adalah seni yang dalam proses pembuatannya menggunakan teknik cetak yang biasanya dibuat melalui media kertas.

Contoh penerapan seni grafis dapat ditemukan pada penyablonan baju, pembutan banner, ataupun media lainnya.

4. Seni Ilustrasi

Ilustrasi

Seni ilustrasi merupakan karya seni yang menampilkan suatu gambar yang didalamnya mengandung suatu makna.

Biasanya orang memanfaatkan seni ilustrasi untuk mengabadikan sebuah momen penting untuk menerangkan suatu peristiwa.

5. Seni Dekorasi

Dekorasi

Seni dekorasi adalah salah satu seni rupa terapan yang fungsinya untuk menghias ruangan menjadi lebih elok dan indah untuk dipandang.

Kegiatan mendekorasi biasanya dilakukan ketika ada acara pertunjukan, pernikahan, pameran seni rupa, dan acara lainnya yang di dalamnya banyak memuat gambar dekorasi dekoratif.

Contoh Seni Rupa Terapan

Adapun contoh seni rupa terapan, diantaranya sebagai berikut.

1. Anyaman

Kerajinan anyaman

Anyaman merupakan salah satu hasil karya seni rupa terapan yang berasal dari bahan serat tumbuhan yang dikeringkan, seperti; rotan, serabut kelapa, bambu, akar, dan lainnya.

Tas anyaman bambu adalah salah satu contoh seni rupa terapan yang paling banyak ditemukan di kota-kota di Indonesia.

2. Kerajinan Logam

Seni terapan logam

Kerajinan logam merupakan bentuk perkembangan karya seni rupa terapan yang menggunakan bahan dasar logam.

Contoh dari kerajinan yang berbahan dasar logam adalah tempat minum, bejana, perhiasan, dsb.

3. Kerajinan Batik

Batik

Seni batik adalah hasil karya seni rupa terapan yang sudah sangat populer baik di Indonesia maupun diluar negeri.

Bagaimana tidak, pasalnya batik merupakan salah satu kebudayaan yang dimiliki Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya leluhur.

4. Seni Keramik

Seni keramik

Selain dinikmati  dari nilai keindahannya, seni keramik juga digunakan sebagai perabotan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

Beberapa contoh dari seni keramik diantaranya; gerabah, genteng, guci, vas bunga, porselin, dan sebagainya.

5. Seni Pahat

Seni pahat

Seni pahat merupakan jenis seni rupa kuno yang dibuat melalui media kayu atau batu dengan hasil karyanya yang berwujud tiga dimensi. Contoh karya seni pahat diantaranya; patung, relief, lemari, kursi ukir, dan lainnya.

***

Itulah pembahasan kita kali ini seputar pengertian seni rupa terapan, semoga materi yang sudah dijelaskan bisa dipahami dan semoga bermanfaat!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *