Malik fauzan Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Senjata Tradisional Papua

4 min read

Senjata tradisional Papua

Halo sabahat milenials, selain terdapat beberapa macam senjata tradisional. Papua juga dikenal mempunyai beragam keunikan budaya.

Seperti yang kita ketahui bahwa Papua sangat terkenal dengan hutannya, karena itu menjadi salah satu titik utama yang tertutup dan primitif. Sehingga tidak heran jika mereka menggunakan rumah/pakaian sehari-hari yang terbuat dari bahan yang seadanya.

Keahliannya dalam menantang alam liar membuat mereka sulit diatasi, bahkan dengan senjata paling tua yang mereka gunakan sekalipun.

Namun, tidak ada yang menyangka bahwa senjata tradisional ini telah diakui sebagai kekayaan nasional dan dikategorikan sebagai warisan budaya yang sudah sepatutnya kita lestarikan.

Ragam Simbolis Senjata Tradisional Papua

Papua merupakan provinsi terluas di Indonesia bagian timur. Provinsi Papua memiliki luas 808.105 km persegi dan merupakan pulau terbesar didunia sekaligus terbesar pertama di Indonesia.

Awalnya Papua berprovinsi di Irian Jaya, namum sejak 2003 dibagi menjadi dua provinsi yakni, bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian barat memakai nama Papua Barat.

Seperti suku adat lainnya, suku dari Papua dan Papua Barat pun mencari makan dengan berburu binatang.

Semua peralatan yang ada di alam mereka jadikan sebagai senjata tradisional baik itu untuk berburu atau mempetahankan diri dari serangan suku lain.

Senjata Tradisional Sumatera Utara

Keunikan Senjata Tradisional Papua

Pada umunya senjata tradisional berfungsi untuk mempertahankan kehidupan, melindungi diri dari musuh, dan melawan kelompok jika ada yang ingin menindas mereka.

Memang dalam segi perkembangan ekonomi di Papua sangat bertahap, tapi lambat-laun mereka pun mulai berkembang. Dan perkembangan inilah yang mejadikan suku Papua menjadi suku terhormat.

Daftar Nama Senjata Tradisional Papua

Di Papua terdapat senjata tradisional yang bisa dibilang unik dan menarik untuk kita bahas. Setidaknya ada 5 senjata tradisional Papua yang sampai saat ini masih digunakan.

Simak baik-baik ya!

Senjata Tradisional Busur dan Panah

Senjata Tradisional Papua - Busur dan Panah
source: romadecade.com

Busur dan panah merupakan senjata tradisional yang paling populer digunakan oleh masyarakat Papua. Senjata ini biasanya dipakai untuk berburu babi dan hewan liar lainnya.

Selain itu, konflik yang sering terjadi antar kelompok membuat senjata ini juga selalu digunakan dalam berperang.

Busurnya yang terbuat dari kayu rumi dengan seutas tali yang terbuat dari rotan. Sedangkan anak panahnya terbuat dari kayu dengan mata panahnya yang terbuat dari tulang (kangguru) yang sudah diruncingkan.

Mata panahnya biasanya dibubuhi cairan beracun yang berasal dari getah tumbuhan hutan yang berguna untuk menambah efek luka.

Cara menggunakan senjata ini pun relatif mudah, dan sekarang telah diklarifikasi dengan berbagai teknik yang telah dikembangkan secara ilmiah.

  • Pembentukan

Teknik stance yang ideal adalah teknik untuk posisi tubuh untuk memanah. Posisi kaki harus seimbang dan kuat dan tubuh harus lurus tanpa membungkuk.

  • Nocking

Nocking berarti memasukkan ekor panah. Masukkan titik di haluan dan letakkan gerbang atau poros dalam susunan panah.

  • Persiapan Target

Pada bagian ini, pemanah harus terlihat santai saat melakukan tarikan dan berkonsentrasi penuh pada tubuh yang tetap teguh.

  • Menggambar dan Menambat

Teknik ini adalah teknik menarik tali. Pemanah harus menarik tali sampai mencapai bibir atau dagu sebelum melepaskan panah.

Teknik ini diikuti dengan penahan, yaitu penahan tangan, yang dilakukan dengan menarik ujung pada dagu.

  • Holding

Setelah tarikan penuh, pemanah harus tegas dan terus berkonsentrasi agar tembakan tepat sasaran.

  • Fokus/tujuan

Menentukan bidikan saat memegang panah harus stabil dan kapan rotasi panah harus rileks.

  • Berangkat

Setelah itu, teknik rilis baru dilakukan.

Rilis adalah teknik menarik panah.

Caranya, tangan yang merupakan tarikan panah, bergerak kembali dan menelusuri dagu dan leher.

  • Perbuatan.

Teknik ini adalah sikap yang lebih maju setelah anak-anak melepaskan tembakan. Kadang-kadang orang yang lebih tua harus tetap bangun dan bersantai setelah melepas tarikan.

Senjata Tradisional Papua Kapak Batu

Senjata Tradisional Papua - Kapak Batu
source: cirebonradio.com

Masyarakat pedalaman Papua dalam mempermudah segala pekerjaannya biasanya akan membuat kapak yang terbuat dari bebatuan tajam.

Dalam pembuatannya, batu diikatan pada tongkat kayu menggunakan tali rotan yang berfungsi sebagai pegangan

Sekarang ini, keberadaan senjata kapak batu  sudah jarang ditemui dan termasuk langka karena hanya kelompok kecil yang tinggal dihutan saja yang masih menggunakannya.

Cara menggunakannya sangat mudah, cukup dengan mengetuk bagian batu yang menunjuk pada objek yang akan dipotong. Misalnya; kayu, daging atau sesuatu yang lain.

Beberapa ahli budaya mengatakan bahwa, kegunaan dari senjata ini antara lain; sebagai alat untuk menebang pohon dan membantu dalam proses pembuatan sagu.

Tidak hanya sebagai senjata, kapak batu atau istilah modernnya Stone Axe bagi suku Asmat adalah objek mewah, sama halnya seperti bahan baku Neftrit yang sulit ditemukan.

Bahkan saking berharganya batu ini sering digunakan sebagai mahar dalam sebuah pernikahan.

Senjata Tradisional Papua Tombak

Senjata Tradisional - Tombak
source: cintaindonesia.web.id

Berikutnya ada senjata yang terbilang umum, yaitu tombak. Sama seperti daerah lainnya di Papua juga ada tombak yang digunakan untuk menyerang jarak jauh.

Kegunaan tombak yaitu untuk berburu dan berperang.

Tombak Papua terbuat dari bahan alam seperti kayu, batu tajam dan tulang sebagai mata. Namun, seiring dengan perkembangan zaman bahan untuk membuat tombak pun sudah berevolusi yang awalnya dari kayu sekarang dibuat menggunakan logam.

Terdapat 2 jenis tombak, diantaranya:

  • Tombak yang memiliki 1 mata.
  • Tombak yang memiliki 2 mata.

Tombak ini mempunyai jarak lempar sekitar 50 meter. Jadi tidak mengherankan bahwa banyak orang Papua yang berhasil menjadi atlet lempar lembing profesional.

Tombak sampai saat ini masih dilestrikan dan digunakan dalam berburu, mengapa? Karena saat berburu, tombak tidak mengeluarkan suara seperti; senjata api dan itu akan lebih efisien dalam berburu.

Kebanyak hewan yang paling sering diburu adalah rusa karena hewan ini populasinya paling tinggi dihutan Papua.

Senjata Tradisional Badik Kompilasi Papua

Senjata tradisional - Badik Papua
source: moondoggiesmusic.com

Badik merupakan senjata tradisional orang Bugis di Makassar, yang akan menjadi senjata tradisional Papua setelah orang Papua mulai mengenal dunia luar. Mungkin terdengar aneh ya? Tapi begitulah realitanya.

Senjata ini sudah ada sejak Kerajaan Sulawesi.

Senjata badik memiliki bentuk pendek seperti pisau. Menurut kepercayaan dan mitos, badik mempunyai kegunaan atau keampuhan yang dikenal dari gaya atau stroke pada badik.

Orang-orang yang menggunakan badik yang memiliki goresan seperti daun padi disebut Pamoro Leko Ase.

Pamoro Leko Ase diyakini memiliki properti pemupukan tanaman jika petani membawa badik saat menabur benih atau menanam tanaman.

Sementara Pamoro Assikodoi diyakini mampu mengubah sikap agar pemiliknya menjadi pejuang roh, tetapi ringan dalam keberuntungan dan bahkan jodoh.

Badik sebagai objek budaya, dipahami dan dilindungi oleh masyarakat, orang Papua percaya bahwa badik memiliki nilai dan makna tertentu. Di Papua badik selalu menjadi senjata tradisional Papua untuk bertempur dan berkelahi.

Senjata Tradisional Jakarta

Senjata Tradisional Pisau Belati

Senjata tradisional - Pisau Belati
source: baabun.com

Pisau belati adalah salah satu senjata tradisional Papua yang terbilang unik. Mengapa? Karena pisau belati khas Papua berbeda dengan pisau belati pada umumnya.

Jika umumnya belati terbuat dari bilah logam, berbeda dengan pisau belati di Papua, disana terbuat dari tulang kaki burung kasuari yang ujungnya dibentuk runcing dengan gagangnya yang dihiasi oleh bulu kasuari.

Pada bagian gagang pisau belati biasanya dilengkapi juga dengan serat alam atau hiasan yang berupa bulu dari burung kasuari.

Tulang kaki burung kasuari dipilih karena strukturnya yang terbilang kuat tetapi mudah untuk dibentuk dan ditajamkan.

Pisau belati Papua merupakan salah satu senjata pelengkap dari panah dan busur yang merupakan senjata utama.

Suku-suku tradisional di Papua biasanya menggunakan senjata ini untuk berburu, bertarung dan mengambil hasil hutan.

Penutup

Demikian pembahasan lengkap mengenai senjata tradisional Papua. Semoga artikel yang saya tulis dapat bermanfaat dan bisa menjadi referensi dalam pembelajaran kalian.

Terima kasih.

Malik fauzan Human happiness and human satisfaction must ultimately come from ourselves.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *