BerandaEdukasiTeks Cerita Fantasi

Teks Cerita Fantasi

Apakah kamu pernah menonton film Harry Potter atau Avatar? Perlu diketahui, dua contoh film di atas merupakan adaptasi dari sebuah teks cerita fantasi, lho.

Lalu, apa arti dari cerita fantasi itu sendiri? Yuk, kita pahami lebih jauh mengenai teks cerita fantasi pada artikel berikut!

Pengertian Teks Cerita Fantasi

Pengertian teks cerita fantasi
Ilustrasi cerita fantasi via Dribbble

Teks cerita fantasi adalah sebuah cerita fiksi bergenre teks narasi yang berisi kisah penuh imajinasi dan khayalan yang diciptakan penulis.

Dalam cerita fantasi, segala sesuatu yang bersifat tidak mungkin di dunia nyata, mungkin saja bisa terjadi. Bahkan, tak jarang pengarang dengan sengaja melebih-lebihkan cerita hingga terkesan tidak masuk akal.

Dari pernyataan di atas maka dapat disimpulkan, pengertian teks cerita fantasi adalah karangan yang menggambarkan berbagai kejadian berupa khayalan, imajinasi, atau rekaan belaka yang diciptakan penulis. Adapun tujuan dari cerita fantasi yaitu untuk menghibur dan meningkatkan imajinasi para pembaca.

Struktur Teks Cerita Fantasi

Ilustrasi konflik via Dribbble

Struktur teks cerita fantasi terdiri atas 3 bagian, yaitu orientasi, komplikasi, dan resolusi. Berikut masing-masing penjelasannya:

  • Orientasi

Orientasi merupakan bagian utama pada teks cerita fantasi yang berisi pengelanan tokoh, latar, watak, dan konflik dalam cerita kepada pembaca.

  • Komplikasi

Komplikasi merupakan bagian yang berisi hubungan sebab-akibat mengenai konflik atau masalah yang terjadi antartokoh, mulai dari awal hingga puncak permasalahan (klimaks).

  • Resolusi

Resolusi atau penyelesaian merupakan bagian penutup yang berisi penyelesaian dari berbagai konflik yang terjadi dalam cerita.

Ciri-Ciri Teks Cerita Fantasi

Ilustrasi penyihir via Dribbble

Sama seperti jenis teks pada umumnya cerita fantasi dapat dikatakan sebagai teks cerita fantasi apabila telah memenuhi beberapa unsur dan ciri-ciri sebagai berikut:

1. Adanya Keajaiban, Keanehan, dan Kemisteriusan

Cerita fantasi mengungkapkan hal-hal yang sifatnya supranatural atau keajaiban, keanehan, dan kemisteriusan yang mustahil terjadi di dunia nyata. Dengan kata lain, semua hal-hal yang berkaitan dengan cerita fantasi, seperti: tokoh, latar, dan lain sebagainya hanyalah imajinasi dan khayalan dari penulis.

2. Ide Cerita Sederhana

Ide cerita terkadang bersifat sederhana, namun memiliki kesan yang sangat menarik. Cerita yang diangkat dalam teks cerita fantasi biasanya bertemakan magic, supranatural, futuristik, dan sebagainya.

3. Menggunakan Berbagai Latar (Lintas Ruang dan Waktu)

Peristiwa yang dialami tokoh dalam cerita fantasi dapat terjadi pada dua latar, yaitu latar yang masih ada dalam kehidupan sehari-hari dan latar yang tidak terdapat pada kehidupan sehari-hari. Selain itu, jalinan antara alur dan latar pada cerita fantasi juga bisa berpindah-pindah ke berbagai latar yang melintasi dimensi ruang dan waktu.

4. Tokoh Unik (Memiliki Kesaktian)

Tokoh dalam cerita fantasi mempunyai watak dan ciri khas yang tidak ada dalam kehidupan nyata, misalnya: tokoh memiliki kesaktian tertentu, tokoh mengalami peristiwa misterius, tokoh mengalami kejadian dalam berbagai latar waktu, tokoh dapat berada pada latar waktu dan tempat yang berbeda zaman.

5. Bersifat Fiktif

Cerita dalam teks cerita fantasi bersifat fiktif (bukan kejadian nyata), walaupun ada yang terinspirasi dari kehidupan nyata, namun tetap dibumbui imajinasi dan fantasi dari penulis.

6. Bahasa

Bahasa yang terdapat di dalam teks narasi lebih banyak menggunakan sinonim dengan perasaan emosi yang sangat kental dan variasi kata cukup menonjol. Dalam hal ini, bahasanya pun bervariatif, ekspresif, dan menggunakan ragam percakapan (bukan bahasa formal).

Jenis-Jenis Teks Cerita Fantasi

Ilustrasi latar tempat via Dribbble

Disadur dari Kompas.com, teks cerita fantasi dibedakan menjadi dua kategori, yaitu sebagai berikut:

a. Cerita Fantasi Berdasarkan Kesesuaiannya dengan Kehidupan Nyata

Cerita fantasi berdasarkan kesesuaiannya dengan kehidupan nyata dibagi kedalam dua jenis, yakni, cerita fantasi total dan cerita fantasi irisan.

  1. Cerita fantasi total merupakan sebuah cerita fantasi yang berisi ide pencitraan pengarang terhadap objek tertentu, seperti: nama orang, nama objek, dan nama kota. Pada cerita jenis ini, semua hal yang terjadi, tidak ada di dunia nyata. Dalam artian, isi cerita tersebut murni dihasilkan dari imajinasi dan khayalan dari pengarang.
  2. Cerita fantasi irisan merupakan sebuah cerita fantasi yang mengungkapkan fantasi, namun masih berkaitan dengan kehidupan di dunia nyata, seperti misalnya: nama tokoh, latar, dan alurnya diambil dari peristiwa yang pernah terjadi di dunia nyata.

b. Cerita Fantasi Berdasarkan Latar Cerita

Cerita fantasi berdasarkan latar ceritanya dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni cerita fantasi sezaman dan cerita fantasi lintas waktu.

  1. Cerita fantasi sezaman merupakan sebuah cerita fantasi yang hanya memiliki satu latar atau satu waktu. Contoh latar fantasi sezaman yaitu seperti masa lalu, masa kini, dan juga masa depan.
  2. Cerita fantasi lintas waktu merupakan sebuah cerita fantasi yang menggunakan dua latar berbeda. Contoh latar fantasi lintas waktu, seperti masa kini dengan masa prasejarah ataupun masa kini dengan 50 tahun yang akan datang.

Contoh Teks Cerita Fantasi

Ilustrasi tokoh via Dribbble

Contoh Cerita Fantasi: Keledai dan Penjual Garam

Keledai dan Penjual Garam

Di suatu desa di tepi pantai yang cukup jauh dengan perkotaan, hiduplah seorang pedagang garam sebatang kara yang sangat dermawan.

Setiap hari, ia membagikan hasil menjual garam kepada tetangganya dan sangat mengasihi fakir miskin meskipun sebenarnya hidupnya tidaklah bergelimang harta. Setiap kali berhasil menjual garam, ia belikan pakaian dan makanan untuk di sedekahkan.

Pedagang garam tersebut memiliki seekor keledai yang digunakan untuk mengangkut garam ke kota terdekat. Ia sangat menyayangi keledai tersebut sampai makanan dan tempat tinggal keledai selalu disediakan. Keledai tersebut sudah dianggap keluarga dan menjadi teman hidup satu-satunya pedagang garam tersebut. Akan tetapi keledai tersebut tampaknya tidak puas dengan perlakuan pedagang garam.

Setiap kali hendak pergi menjual garam ke kota, keledai selalu menggerutu karena harus terbebani dengan karung garam serta berjalan cukup jauh. “Mengapa kau tidak membeli gerobak saja wahai tuanku? Bukankah hasil menjual garam sudah cukup untuk membeli gerobak, tapi uangmu kau selalu berikan kepada orang lain” kata keledai pada suatu hari kepada tuannya ketika hendak berangkat.

Pedagang garam tersebut hanya terdiam dan melanjutkan menaikan beberapa karung garam di kantong kain pada tubuh keledai. Pedagang garam kemudian menuntun keledai sembari membawa satu karung garam di pundaknya. Mereka terus berjalan hingga akhirnya melewati sebuah jembatan yang dialiri air sungai yang cukup deras dan jernih. Pedagang garam kemudian berhenti dan beristirahat.

Di tengah peristirahatan tersebut, ternyata si keledai memiliki ide yang cukup konyol. Bila esok pedagang membawanya kembali melalui jalan ini, maka ia akan berpura-pura terjatuh ke dalam sungai dan garam yang akan di bawa akan semakin ringan karena larut di dalam air. Benar saja, keesokan harinya ketika mereka berangkat melewati jalan yang sama, keledai berpura-pura kelelahan dan terjatuh ke sungai.

Karung garam yang dibawa keledai terendam cukup lama karena pedagang garam meminta tolong kepada orang sekitar untuk membantu mengangkat keledai. “Maafkan aku tuan, aku tidak sengaja terjatuh ke dalam sungai karena sepertinya beban garamnya tidak seimbang”, ungkap keledai dengan alasannya. “ Baiklah kalau begitu aku akan membawa lebih banyak garam agar kau seimbang”.

Akhirnya pedagang membawa dua karung garam agar keledainya bisa meneruskan perjalanan meski garam yang dibawa keledai sangat ringan karena sebagian garam sudah larut di dalam air sungai. Esoknya lagi, keledai melakukan hal yang sama dengan alasan kakinya tersandung batu, dan alasan lain diberikan setiap harinya kepada pedagang. Hal ini membuat tuannya curiga dan ingin memberi balasan.

Suatu hari, dinaikkan lah kapas pada punggung keledai. Petani tidak memberitahukan bahwa yang dibawa bukanlah garam melainkan kapas. Hal ini untuk memberikan pelajaran kepada keledai yang suka mengeluh padahal sudah sangat dikasihi. Setiba di jembatan, keledai tersebut tanpa menunda waktu langsung menjatuhkan diri ke dalam sungai dan kapas kemudian menyerap air sungai.

Bukannya semakin ringan, akan tetapi karung yang dibawa keledai semakin berat hingga keledai kesulitan berjalan. Keledai tersebut terus melangkahkan kakinya sembari bertanya kepada tuannya. “Tuanku, mengapa garamnya semakin berat ketika terkena air, padahal biasanya akan semakin ringan. Aku sungguh tidak bisa berjalan jika harus membawa beban seberat ini ke kota”.

Petani kemudian menjawab dengan bijaksana “Keledai ku, sungguh yang kau bawa bukanlah garam melainkan kapas yang menyerap air. Aku tahu kau hanya berpura-pura terjatuh agar bebanmu tidak berat akan tetapi perbuatanmu sungguh merugikan”. Keledai tersebut kemudian sangat malu karena selama ini ia seperti tidak tahu diri dan tidak tahu terimakasih kepada si pedagang garam.

Contoh Cerita Fantasi Singkat: Sepasang Saudara Penyihir

Sepasang Saudara Penyihir

Orientasi

Di sebuah desa yang damai, hiduplah dua saudara kembar yang memiliki kekuatan sihir. Mereka adalah Niko dan Arko. Meski merupakan saudara kembar, namun watak keduanya sangat jauh berbeda.

Niko sangat sombong dan angkuh, sedangkan Arko merupakan anak yang baik hati. Niko memiliki keistimewaan, yaitu menguasai sihir lebih banyak sehingga dengan sombongnya selalu memamerkan kemampuannya.

Sementara Arko yang merupakan kakak dari Niko selalu melarang adiknya untuk memamerkan kekuatannya kepada teman-temannya atau menggunakan sihir dengan sembarang.

Komplikasi

Akan tetapi, Niko selalu mengelak dan mengatakan bahwa Arko iri dengan kemampuan sihir Niko. Sikap Niko justru semakin menjadi-jadi, setiap hari banyak benda di sekelilingnya yang ia ubah menjadi batu termasuk hewan ternak milik keluarganya.

Arko terus menasehati si adik, namun ia tetap saja keras kepala dan angkuh merasa bahwa dirinya paling kuat dan hebat hingga seluruh benda di dalam rumahnya diubah menjadi batu. Namun, ada satu benda yang belum diubah, yaitu cermin.

Niko membacakan mantera kemudian berniat mengubah cermin tersebut menjadi batu, tapi ternyata malah berbalik ke arahnya. Hingga menyebabkan mantera tersebut terpantul ke arah Niko. Niko akhirnya berubah menjadi batu.

Resolusi

Melihat keadaan adiknya, Arko memberitahukan guru sihir kemudian meminta bantuannya untuk membebaskan sang Adik dari sihir yang diperbuat sendiri.

Namun guru sihir tidak bisa membantu karena mantera itu bersifat abadi dan hanya bisa di ubah oleh orang yang memiliki cermin tersebut yang telah membacakan mantera sihir mengubah benda menjadi batu.


Baik, sekian pembelajaran kali ini tentang teks cerita fantasi. Apabila kamu memiliki pertanyaan seputar teks cerita fantasi di atas, jangan ragu untuk sampaikan pada kolom komentar di bawah!

Yuk Diskusikan di Komentar